Home / Artikel / Putusan MA Sengketa Saham TPI bertempat di MNCTV TMII Cipayung Berlangsung Ricuh

Putusan MA Sengketa Saham TPI bertempat di MNCTV TMII Cipayung Berlangsung Ricuh

Jakarta, sketsindonews – Pelaksanaan Putusan MA sengketa Saham TPI bertempat di MNCTV Pintu 2 Raya Taman Mini Indonesia Indah RT01/04 Lubang Buaya Kecamatan Cipayung Jakarta Timur melibatkan sejumlah preman. Pihak kepolisian turun melakukan pengamanan agar tidak terjadi bentrokan.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan, polisi berupaya agar tidak terjadi bentrokan antara kedua belah pihak. Sebab kedua belah pihak melibatkan preman dalam tindak lanjut putusan MA itu.

“Dua-duanya melibatkan preman itu sebenarnya, nah kita bikin sekat di situ untuk mencegah bentrok,” kata Andry.(5/7)

Andry menjelaskan, kejadian itu bermula dari sengketa kepemilikan dan hingga saat ini telah diputuskan MA jika TPI (Versi lama MNC) ingin mengeksekusi gedung yang dipakai MNC saat ini.

Adapun saat ini, berdasarkan putusan MA, pihak Siti Hardijanti Rukmana alias Tutut memenangkan perkara arbitrase melawan PT Berkah Karya Bersama soal status TPI kini menjadi MNC TV itu. “Itu sengketa saham, yang versinya TPI lama menang sama mahkamah Agung, nah dia dilarang masuk sama MNC. Nah sekarang dia ingin masuk kesitu kan ada keputusan hukumnya,” kata Andry.

Informasi yang di dapat sketsindonews penguasaan lahan MNC TV terjadi sejak pukul pukul 07.00 Wib, bertempat di MNCTV Jl. Pintu 2 Raya, RT01/04 Kel. Lubang Buaya Kec. Cipayung Jakarta Timur telah dilaksanakan pelaksanaan Putusan MA sengketa Saham TPI.

Eksekusi terjadi ricuh setelah diadakan penertiban Aset MNC TV TMII, Lubang Buaya, Cipayung Jakarta Timur yang dijaga ketat kekuatan personil Kodim 0505/ JT dipimpin Kapten Arh. Moelyoto (Danramil/57 Cipayung) ditambah pasukan Polri sebanyak 149 personil pimpinan Kabagops Polres Metro Jaktim AKBP Soemarman.

Saat itu kelompok Flores sekitar 200 – 250 orang merangsek masuk melalui pintu depan dan dari samping, walaupun ada perlawanan dari pihak MNCTV tetapi kalah massa.

Lalu Kelompok Flores mengeluarkan semua karyawan MNC TV termasuk Security. Kelompok Flores tersebut beralasan pihaknya mendapatkan surat kuasa dari Ibu Tutut untuk mengambil alih dan menduduki MNC TV.

Adapun maksud dan tujuan mereka datang untuk mengambil alih aset milik MNC TV sesuai dengan Keputusan dari MA No Nomor 862 K/Pdt/2013 yang mengabulkan permohonan Mbak Tutut atas PT Berkah Karya Bersama.

Putusan tersebut menganulir putusan Pengadilan Tinggi Jakarta Nomor 629/PDT/2011/PT DKI pada 20 April 2012 yang sebelumnya telah menganulir putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 10/Pdt.G/2010/PN.Jkt Pst pada 14 April 2011.

redaksi

 

Check Also

Calon Kuat Peganti Sandiaga, M Taufik Menguat Sebagai Wagub DKI

Jakarta, sketsindonews – Para Aktifis Jakarta telah menduga pertarungan di DPRD DKI peganti Wagub Sandiaga …

Watch Dragon ball super