Home / Artikel / 2 Wilayah Siap Program OK/OC, Pasar Tasik Ex Aneka Beton Dorong Program Anis – Sandi

2 Wilayah Siap Program OK/OC, Pasar Tasik Ex Aneka Beton Dorong Program Anis – Sandi

Jakarta, sketsindonews – Pihak Kelurahan Cempaka Putih Timur telah berancang dalam upaya lokasi pemberdayaan entrepnership program OK/OC 100 hari Gubernur Anis – Sandi dalam titik lokasi sedang akan dipersiapkan sedini mungkin bersama warga Cempaka Putih Timur.

Tidak menutup kemungkinan lokasi peruntukan pemanfaatan lahan sesuai kebutuhan potensi yang ada, ujar Lurah Cempaka Putih Timur Sri Atmo, tadi siang (25/10).

“Dirinya bersama inisiator warga sudah mempersiapkan di atas lahan pinggiran Kali Item Cempaka Putih Timur yang sudah ditata potensinya oleh kelompok petani wilayah, yang selama ini menjadi kawasan ramah lingkungan (proklim).”

Warga sangat menginginkan kawasan ini bisa terintegrasi karena selain hijau bisa juga menjadi usaha potensi usaha (entrepreuner – entertain) sebagai ajang pemberdayaan masyarakat OK/OC, paparmya. (25/10)

Sementara Camat Tanah Abang Dedy Arif Darsono (DAD) menjelaskan, persiapan satu titik per kecamatan program OK/OC untuk lokasi di Tanah Abang sudah kami persiapkan dengan secara tertutup dalam ruang seluas 35 M2, tuturnya.

DAD menambahkan, ruang itu bekas PPK (Panitia Pemilihan) saat pemilu pilikada kemaren yang akan kami pindah kelantai IV Kantor Kecamatan Tanah Abang.

Kami hakekatnya sudah siap untuk pelaksanaan itu, walaupun nantinya warga akan kami sosialisasikan berikut recruitmenisasi para calon entrepreunership di wilayah sesuai dengan kebutuhan.

“Kami akan ikuti perkembangan seiring tim OK OC Gubernur memberikan arahan terkait program ini,” jelas DAD.

Dipihak lain H. Heru Nuryaman pengusaha muda sekaligus inisiator pasar Tasik baju muslim Ex. Aneka Beton Tanah Abang menyatakan, program OK/OC bagi kalangan anak muda sudah kami kembangkan dalam usaha segmen ekonomi kreatif dan produksi busana, pungkasnya.

Persoalan yang krusial mereka belum adanya tempat atau fasilitas dalam menunjang OK/OC yang bisa dikembangkan lebih luas oleh pemerintah pemprov DKI Jakarta dalam satu wadah entrepreuner muda bagi kalangan usaha produksi baju muslim.

Pasae Blok G hingga saat ini tak berjalan karena konsep itu salah, ujar Heru. Semestinya itu bisa berjalan bila OK/OC bisa pula melihat potensi kultur dilibatkan sesuai SDM yang ada, yakni kapasitas pengusaha lokal dilibatkan oleh Gunernur DKI Jakarta Anis – Sandi.

Sejak Gubernur DKI Jakarta Jokowi saat itu hanya lokasi Pasar Blok G yang tidak bisa berjalan karena pemerintah DKI tidak melihat secara jeli potensi yang ada, selain munculnya kepentingan kios kios yang terus menjadi masalah oleh para pilang kios, tutup Heru.

reporter : nanorame

 

 

 

 

Check Also

Anies Bebaskan PBB Bagi Pejuang

Jakarta, sketsindonews – Gubernur Anies Baswedan meluruskan informasi terkait pajak bumi bangunan (PBB) di bawah …

Watch Dragon ball super