Tiga Tunggal Putra Indonesia Debut di Asian Games 2026

oleh
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia menjalani latihan dalam persiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang. (Sumber: pbsi.id)
71.3K pembaca

Tiga dari empat tunggal putra Indonesia yang disiapkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan menjalani debut di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Mereka adalah Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, dan Muhamad Yusuf. Ketiganya menjadi bagian dari skuad bulutangkis Indonesia untuk Asian Games 2026. PBSI sebelumnya menetapkan 20 pemain yang terdiri atas 10 putra dan 10 putri untuk nomor beregu.

Alwi mengatakan kesempatan tampil di Asian Games menjadi pengalaman penting. Ia ingin memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik mungkin.

“Pastinya kami bersyukur dan senang juga bisa mewakili Indonesia di Asian Games. Kami ingin memaksimalkan kesempatan yang ada.”

Alwi dan Zaki atau yang akrab disapa Ubed, sebelumnya telah memiliki pengalaman tampil dalam sejumlah kejuaraan beregu internasional. Keduanya juga mencatat hasil positif di sejumlah turnamen sepanjang 2026. Alwi, misalnya, menjadi juara Australian Open 2026, sementara Zaki juga meraih sejumlah hasil penting di level internasional.

Ubed menyebut persiapan individu maupun bersama tim berjalan dengan baik. Ia memastikan kondisi tim siap menghadapi pertandingan di Asian Games.

Sementara itu, bagi Muhamad Yusuf, Asian Games 2026 menjadi pengalaman baru di turnamen multievent besar. Ia mengaku sempat merasakan ketegangan, tetapi mendapat dukungan dari para pemain senior.

“Pastinya awal-awal ada groginya, tetapi dari senior terus mengingatkan buat lebih enjoy saja.”

Para senior juga mengingatkan Yusuf agar menjalani pertandingan dengan lebih tenang dan memperlakukannya seperti pertandingan individu pada umumnya.

Dapat Pengalaman dari Kento Momota

Pada hari terakhir pemusatan latihan di Tokyo, Alwi, Ubed, dan Yusuf mendapat pengalaman tambahan dengan kehadiran legenda bulutangkis Jepang, Kento Momota.

Momota hadir sebagai mentor sekaligus menjadi sparring partner dalam sesi latihan. Kehadiran mantan pemain nomor satu dunia itu menjadi kesempatan bagi para pemain Indonesia untuk mendapatkan pengalaman dan masukan langsung.

Alwi mengaku senang dapat berbagi lapangan dengan Momota.

“Kami tahu Kento Momota sesuperior apa dulu, jadi bisa bermain bareng hari ini pastinya senang dan sebuah kehormatan.”

Ubed juga mengungkapkan bahwa Momota memberikan evaluasi mengenai permainan yang dijalaninya.

“Senang bisa berbagi lapangan dengan dia. Tadi juga Momota sempat memberikan evaluasi dan masukan tentang cara main ke saya.”

Setelah menyelesaikan pemusatan latihan di Tokyo, tim bulutangkis Indonesia dijadwalkan bertolak ke Nagoya pada Kamis (17/9/2026) untuk memasuki perkampungan atlet.

Cabang bulutangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20–24 September untuk nomor beregu, kemudian 25–29 September untuk nomor perorangan. Pertandingan bulutangkis digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang. Jadwal tersebut juga sejalan dengan rangkaian penyelenggaraan Asian Games 2026 yang berlangsung di kawasan Aichi-Nagoya.

Catatan: Informasi ini dikutip dari situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Rabu (16/9/26).

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap