30 Korban Kebakaran Pabrik Machis di Binjai Sulit Dikenali

Binjai, sketsindonews – Terbakarnya pabrik korek api gas ( machis) yang menewaskan 30 orang tewas karyawan pabrik langsung di tinjau Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto.

Menurutnya, pihaknya belum bisa mengungkapkan penyebab musibah itu. Untuk itu, pihaknya menurunkan tim laboratorium forensik ke tempat kejadian perkara, ucapnya.(22/6)

Agus berasumsi bahwa pemilik usaha mengabaikan aspek keamanan dan keselamatan. Ia menunggu hasil pemeriksaan dan laporan forensik DVI.

Setelah itu, Agus akan meminta pertanggungjawaban secara hukum kepada pihak-pihak yang diduga mengabaikan keselamatan kerja yang mengakibatkan jatuhnya korban.

Pihak kepolisian menyebutkan, pemilik rumah yang dijadikan pabrik machis adalah Sri Maya (47), warga Jalan Tengku Amir Hamzah Dusun IV Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Sementara penyewanya telah di tetapkan menjadi tersangka bernama Burhan (37), merupakan warga Jalan Bintangterang Nomor 20 Dusun XV Desa Mulyorejo, Kecamatan Sunggal, Kanupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Menurut keterangan saksi, Selamet (44), warga Jalan Bakti, Dusun III Desa Sambirejo dan Agus (45), warga Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV Desa Sambirejo, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Keduanya mendengar ledakan kemudian melihat api dari pabrik.

Agus langsung berlari bersama warga setempat untuk membantu memadamkan api. Sekitar pukul 12.30 WIB, pemadam kebakaran datang. Sepanjang 30 menit, api baru dapat dipadamkan.

Atas kejadian itu para korban serta keluarga korban yang tewas sudah tidak dapat di kenali lagi karena sudah hangus dan perlu waktu lama pihak kedokteran untuk mengidentifikasi para korban. (**)