Home / Artikel / Rekomendasi RT/RW Perlu Kaji Ulang, Jangan Intervensi Layanan PTSP

Rekomendasi RT/RW Perlu Kaji Ulang, Jangan Intervensi Layanan PTSP

Jakarta,sketsindonews – Penghapusan pengantar rekomendasi RT/RW oleh Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sukarsono akan di tinjau kembali dalam pelayanan perijinan.

Hal ini terkait dengan kontrol RT/RW di lingkungan terhadap pengendalian mobilisasi penduduk, kata Soni saat silaturahim di Kecamatan Setiabudi beberapa waktu yang lalu dengan para Dewan Kota,LMK Dan Pengurus RT/RW di Balai Sarbini Jakarta Selatan.

Dikatakan Soni, sapaan akrabnya, jika pengurus RT/RW tidak dilibatkan secara konkret maka tidak akan tahu persis siapa saja yang keluar masuk dari lingkungan.

“Tiba-tiba ada satu dua teroris, tahu-tahu ada yang ditangkap karena ada bom, ditanya RT/RW nya tidak tahu. Karena tidak dilibatkan,” ujar Soni.

Karena itu, sambung Soni, pembinaan masyarakat ke depan harus tetap melibatkan RT/RW. Tidak hanya deteksi dini terhadap situasi lingkungan setempat, tapi dalam proses verifikasi dalam urusan KTP.

“Cuma keterlibatan seberapa jauh, biarlah Pergub yang mengatur lebih lanjut, yang penting harus ada kontrol,” tandas Soni.

Sementara pendapat Rosiana Rachman warga Jakarta Barat mengatakan, keberadaan RT/RW memang harus dikaji ulang dalam pergub, termasuk ada sangsi RT/RW jika dalam pelaksanaan pelayanan warga juga di hambat, karena Jakarta perlu layanan yang tidak ujungnya duit dimanfaatkan oleh oknum RT/RW, imbuhnya. (19-12-2016)

Satu sisi keberadaan RT/RW dalam antisipasi terkait kependudukan sangat penting, termasuk rekomendasinya.

Namun kata Rossi, jangan lagi ini juga menjadi benturan dengan PTSP apalagi menjadi celah intervensi bagi penyelenggara PTSP di Kelurahan yang sudah baik dalam memberikan layanan kepada warga Jakarta, ucap Rossi. (Nr)

Check Also

Caleg Dhuafa Bersatu 2109, Legislator Harus Jujur dan Adil

Jakarta, sketsindonews – Agak aneh dan lucu tapi ini realitasnya dalam panggung masuk arena poltik …

Watch Dragon ball super