Back

Media Terpercaya

Advokat Maqdir Ismail Membantah Pernyataan MAKI

Jakarta, sketsindonews – Maqdir Ismail kuasa hukum mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi, mengakui tidak mengetahui keberadaan kliennya. “Saya tidak tahu keberadaan dia sekarang,” katanya kepada sketsindonews, Senin (17/02/20) malam.

Menurut Maqdir, dirinya terakhir bertemu saat menandatangani surat kuasa guna mendaftarkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 5 Februari 2020.

“Jauh sebelum klien kami ditetapkan dalam daftar pencarian orang,” tutup Maqdir.

Dalam pemberitaan sketsindonews.com, MAKI meminta kepada kuasa hukum Nurhadi agar memberikan informasi keberadaan kliennya.

MAKI juga meminta kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan Nurhadi dan Harun Masiku. “Sebagaimana pemberitaan, Maqdir Ismail mengakui kliennya Nurhadi masih berada di Jakarta,” kata Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Soiman, Senin (17/02/20) sore.

Dalam keterangan tertulisnya Boyamin mengatakan atas informasi pemberitaan tersebut, MAKI menyatakan Hadiah HP iPhone 11 juga berlaku untuk Maqdir Ismail jika bersedia menyerahkan kliennya Nurhadi kepada KPK atau setidak-tidaknya Maqdir Ismail memberikan informasi keberadaan Nurhadi kepada KPK sehingga bisa dilakukan penangkapan.

Meskipun Maqdir Ismail punya kekebalan profesi advokat, ucapBoyamin, namun tetap diharapkan untuk kooperatif dengan KPK dalam rangka penegakan hukum atau memberikan himbauan kepada kliennya untuk kooperatif dengan KPK. Sebagai bagian catur wangsa penegak hukum, Maqdir Ismail wajib membantu kelancaran penegakan hukum.

“Mestinya Nurhadi sebagai mantan Sekretaris MA percaya dengan sistem hukum negara kita sehingga sudah semestinya Nurhadi memberikan contoh patuh hukum. Begitu juga Harun Masiku yang profesinya advokat dituntut untuk memberikan tauladan patuh hukum,” ujarnya.

Sementara itu kata pria yang gemar mempraperadilankan lembaga hukum, dari perkembangan sayembara, telah banyak pihak yang menghubungi MAKI untuk memastikan kebenaran Sayembara dikarenakan pihak-pihak tersebut tertarik hadiah dan juga pihak-pihak tersebut tetap ingin membantu penegak hukum.

“Bahkan ada satu orang yang menyatakan akan berusaha mencari dengan ilmu supranatural bersama dengan istrinya. Kami sangat senang karena ternyata masyarakat antusias untuk ikut membantu penegakan hukum,” pungkas Boyamin

Hingga kini sketsindonews.com masih menunggu infomasi dari Advokat Maqdir Ismail terkait Nurhadi.

(Sofyan Hadi)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.