Back

Media Terpercaya

Akademisi Menilai Sepatutnya Jaksa Agung Mundur Sementara

Jakarta, sketsindonews – Terkuaknya aksi lancung pengurusan fatwa MA, yang diduga dikerjakan oleh trio broker yaitu Jaksa Pinangki Sirna Malasari, Advokat Anita Dewi Kolopaking dan mantan kader Partai Nasdem Andi Irfan Jaya.

Semakin menguatkan indikasi adanya aktor besar dibelakang kasus tersebut. Sebab tersiar kabar Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin didiga turut bersekongkol dalam pusaran kasus itu.

Menurut akademisi Fakultas Hukum Universitas Trisakti Abdullah Ficar Hadjar saat dihubungi sketsindonews.com Minggu (13/9/20). Mengatakan sudah sepatutnya Burhanuddin mengundurkan diri sementara. Agar tidak ada konflik kepentingan saat tim penyidikan bekerja hingga terang benderang kasus itu.

“Sepatut jaksa agung mengundurkan diri sementara waktu sampai keterangan Pinangki tentang keterlibatannya tidak terbukti,” kata Fckar melalui aplikasi perbincangan whatsapp.

Sementara itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiono SH MH. Mengutarakan perkara yang melibatkan Pinangki, Anita Kolopaking dan Andi Irfan Jaya. Sudah dalam proses penyidikan. “Tentunya didasarkan alat bukti, penyidik akan profesional dan menggali semua fakta hukum didasarkan alat bukti,,” ujar Hari kepada media ini, Selasa (15/9/20) siang.
Dijelaskannya hingga saat ini penyidik belum mengarah pada pertanyaan soal fatwa tersebut. ” Karena memang tidak ada fatwa itu,” tandas dia.

Sebelumnya , Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Ali Mukartono mengklaim bahwa selama proses pemeriksaan dan penyidikan informasi tersebut tidak pernah diperoleh dari keterangan Jaksa Pinangki.

Ali mengemukakan bahwa proses penyidikan berfokus terhadap perkara dugaan suap berkaitan dengan kepengurusan fatwa di Mahkamah Agung (MA).

“Semua yang anda katakan tidak terungkap di pemeriksaan penyidikan, grasi tidak disebut-sebut. Tadi saya katakan objek dari penyidikan ini untuk mengajukan fatwa ke MA,” kata Ali saat jumpa pers di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Selasa (8/9/20).

Selain itu, Ali juga membantah terkait isu mengenai adanya pertemuan antara mantan Ketua MA, Hatta Ali dengan Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin.

Dia lagi-lagi mengemukakan bahwa dari hasil pemeriksaan, Jaksa Pinangki tidak pernah mengungkapkan terkait kabar pertemuan tersebut. “Terkait jaksa agung, jaksa P (Pinangki) tidak menjelaskan apa-apa,” katanya.

(Sofyan Hadi)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.