Home / Artikel / Akibat Alexis, Hotel Lain Mulai di Adakan Sosialisasi Perijinan

Akibat Alexis, Hotel Lain Mulai di Adakan Sosialisasi Perijinan

Jakarta, sketsindonews – Kasus ditutupnya griya Alexis masih menjadi tanya besar terkait perijinan operasi yang tidak diperpanjang, karena dianggap bisnis esek – esek ilegal padahal masih banyak hotel apakah aktifitasnya terselubung oleh bisnis illegal dalam praktek perijinan atau karena lemahnya pengawasan dari pihak Pemerintah DKI cq. Dinas Pariwisata yang terpaku pada perijinan pariwisata sebagai sumber PAD.

Antisipasi ini pihak pemerintah Kecamatan Sawah Besar bersama 3 pilar menyambangi 3 hotel yang menjadi icon serta ramai dikunjungi para haus hiburan larut malam diantaranya Hotel Orchardz, Fashion dan Hotel Classic di wilayah Sawah Besar

Camat Sawah Besar, Martua Sitorus saat memimpin kegiatan tersebut menyampaikan Peraturan Daerah kepada pengelola hotel dari mulai Perda Tibum hingga perijinan maupun retribusi pajak yang harus ditaati oleh para pengusaha Hotel dan Hiburan.

“Setelah sosialisasi pembinaan, kita juga memberikan surat edaran tentang Peraturan Daerah nomor: 8 tahun 2007 Tentang Ketertiban Umum dan Perda nomor: 6 tahun 2015 tentang Kepariwisataan kepada pihak managemant hotel agar mengikuti aturan tersebut,” jelas Martua Sitorus didampingi, Danramil, Wakapolsek setempat, dan Kasatgas Pol PP, siang tadi (2/11)

Mantan Kabag Tapem Jakarta Pusat ini juga mengaku, tujuan kegiatan ini merupakan pembinaan terhadap pengelola hotel maupun tempat hiburan dalam mengikuti aturan yang ada sehingga tidak ada pelanggaran seperti merebaknya kasus Alexis.

“Upaya seperti ini untuk memperkuat kontrol pihak hotel. Misalnya tentang administrasi perijinan pengelola hiburan,” tegas Martua.

Martua menambahkan, pihaknya selaku pemerintah hanya meluruskan bahwa tidak semua hotel itu tempat mesum. “Image nya kan hotel itu tempat mesum. Makanya kita luruskan, agar masyarakat mengerti,” ungkap Martua kepada insan pers.

Kepala PTSP Kecamatan Sawah Besar, Arie menambahkan, pengelola hotel maupun hiburan harus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah serta ijin dan peruntukannnya

Misalnya, sambung Arie, pengelola hiburan dapat mengurus perijinannya. “Aturan nya harus dipenuhi dan ditaati mereka seperti, jam buka dan tutup serta harus sesuai dengan SOP dan ijin kepariwisataan,” tandasnya.

Usai memberikan sosialisasi Camat Sawah Besar Martua Sitorus didampingi Lurah Trisno Mulyono serta perangkat kerja SKPD langsung mengecek fasilitas lux yang ada di Hotel tersebut baik karyawan Hotel, room sauna, room steam mandi uap air dingin panas, fitnes room hingga ruang karoke bagi para tamu melepas lelah.

reporter : nanorame

 

Check Also

Kalahkan Kejahatan Dengan Kasih Tuhan

Roma 12: 9-21 Renungan, sketsindonews – Kasih ini mesti dimulai dari dalam dulu, karena, tidak …

Watch Dragon ball super