Home / Artikel / Aksi di Gang Laler Hingga Aksi Penyerudukan Mobil Hingga Tewas

Aksi di Gang Laler Hingga Aksi Penyerudukan Mobil Hingga Tewas

Jakarta, sketsindonews – Sebelum terjadi aksi penyerudukan maut, terjadi penyerangan di gang laler oleh sekelompok orang. Keadaan begitu mencekam.

Peristiwa penyerangan itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, Minggu (18/6) dinihari tadi. Sekelompok orang yang mengendarai motor mendatangi gang laler dan menyerang pemuda yang ada di sana.

Nurma (55) salah satu pemilik warung di dekat gang laler masih merasa ngeri dengan kejadian. 

“Mereka semalam banyak banget, saya juga takut. Semalem mereka muter-muter di gang laler ini. Warga pada takut nggak ada yang berani keluar rumah,” ujarnya, ketika ditemui di sekitaran gang laler.

Nurma mengatakan, sekelompok orang yang ‘berpratroli’ di gang laler itu memegang senjata api. Tidak ada warga yang berani melawan.

“Mereka berteriak-teriak sambil memukul-mukul warung yang ada, memukul tiang,” kata Nurma.

Dari gang laler, kata Nurma, sekelompok orang tersebut bergerak ke belakang patung Ondel-ondel di Jl Benyamin Sueb, Kemayoran. Setelah itu terjadilah peristiwa penyerudukan maut kepada korban Andrian Ananda.

Informasi yang didapat sketsindonews.com sesuai laporan pihak Kepolisian mereka dikenakan pasal 170 KUHP sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : 079/A/VI/2017/Sektor Kemayoran kejadian di belakang patung ondel – ondel korban Abdul Kosim (32), laki-laki, Islam, pekerjaan  swasta, Jalan Kemayoran Gempol RT 003/004 Kel. Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat dan korban lain Adrian Dwi Ananda (18), Laki-laki, Islam, Jalan Karanganyar Utara No. 31 RT 10/10 Karanganyar Jakarta Pusat.

Hal ini sesuai dengan saksi dilokasi kejadian Leonardo (21) dalam laporan kepolisian Metro Kemayoran. (19/6)

Kata saksi menurutnya, awalnya sekitar jam 02.30 WIB saksi sedang duduk di sekitar ondel-ondel, tiba-tiba datang mobil Alya warna putih melawan arus dan langsung menyerang pemuda yang sedang berkumpul dan menabrak korban hingga luka parah kemudian mobil kembali melawan arus dan menabrak kembali pemuda lainnya hingga terlindas dan korban meninggal dunia,tukasnya.

Kapolres Jakpus Kombes Suyudi mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, para penyerang mengaku sebagai anggota TNI. Namun mengenai kebenaran informasi itu, masih dicek lebih lanjut.

Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto juga masih melakukan pengecekan terkait kejadian ini. “Masih saya cek ke Kasgar,” ujar Wuryanto.

 

reporter : nanorame

Check Also

Kembali Penjual Hewan Qurban Musiman Kuasai Trotoar Mas Mansyur

Jakarta, sketsindonews – Kembali penjual kambing musiman kuasai trotoar jalan KH. mas Mansyur padahal pemerintah …

Watch Dragon ball super