Home / Artikel / Alasan TKD Tak Bisa Untuk Perekatan Wilayah, Itu Hasil Kinerja

Alasan TKD Tak Bisa Untuk Perekatan Wilayah, Itu Hasil Kinerja

Jakarta, sketsindonews – Tunjangan Kerja Daerah (TKD) dalam pemikiran para pamong wilayah menjadi income pribadi bagi pamong dalam hasil kerjanya yang sudah dilakukan.

Sementara kaitan dengan dana lain dalam pembinaan wilayah “relationship” bagi pamong wilayah tak bisa lagi dikeluarkan, karena merupakan hasil kerja yang selama ini menjadi income, ujar salah satu pamong.

“Itu sudah masuk ranah kami, jadi sulit untuk kami kutik. Kami tak mungkin juga pendanaan itu kita pergunakan hal yang tidak prinsip.”

Yah kalo bisa dana taktis digelontorkan, walaupun penggunaannya harus yang sifatnya urgensi misalnya seperti, hajatan atau kondangan ke warga, dulu pernah di gaungkan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, tukasnya.

“Sekarang ini memang serba sulit, tidak ada lagi yang bisa diambil. Contohnya pelayanan dokumen seluruhnya sudah di gratiskan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” kata seorang Camat di Jakarta Pusat.

Ia pun mengakui, zaman era sekarang dengan dulu sangatlah berbeda. Artinya boleh dikatakan pesta nya sudah usai dari masukan yang ada, TKD itu identik dengan isteri dan keluarga, ujar Lurah yang ditemui sketsindonews.com

Meski begitu, peningkatan penghasilan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di DKI Jakarta cukup besar dari Tunjangan Kepegawaian Daerah (TKD) yang diterina pegawai dibandingkan sebelumnya.

“Kegiatan blusukan maupun seremonial ke wilayah, memang membutuhkan dana operasional misalnya seperti ngajak ngopi bareng bersama warga atau lainnya, merupakan sebagai bentuk pendekatan untuk mendapatkan masukan atau saran melalui informasi di wilayah,”.

Menyikapi hal ini Pengamat Perkotaan Amir Hamzah di Balaikota menurutnya, TKD itu jadikan BOP saja, sehingga pembinaan bisa berjalan dalam perekatan sosial bagi pamong. (3/6)

Sehingga sudah tak ada alasan TKD menjadi income, sehingga berlaku bagi pamong dalam penguatan dirinya di wilayah.

Sambung Amir, atau nantinya Gubernur baru terpilih nantinya bisa memberikan dana taktis kisaran bisa mencapai 5 juta sebagai upaya penyelenggaraan membangun simpul warga, walaupun in harus ada pergub atau pengawasan sebagai pengendali pertanggungan jawab, tutup Amir.

reporter : nanorame

Check Also

Rico di Jerusalem : Doa Masyarakat Jordan Untuk Prabowo Menjadi Presiden RI

Jakarta, sketsindonews – Sosok Prabowo Subianto di mata publik Jordania terutama masyarakat muslim sangat familiar dengan calon presiden (Capres) Prabowo Subianto. Karena Prabowo pernah tinggal di Negara Jordania cukup lama sehingga mereka tak asing, apalagi terdengar Prabowo Subianto di harapkan menjadi Presiden Republik Imdonesia.

Mereka mendoakan agar Prabowo-Sandiaga Uno terpilih memimpin Indonesia dengan damai, beradab untuk majunya bangsa-bangsa di dunia.

Hal ini diungkapkan Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) M Rico Sinaga saat ini berada di Jordania dalam rangka melakukan perjalanan wisata religius ke Jerusalem.

rico.sinaga.jerusalem.teligius.doc 

Doa warga negeri Jordania dengan mayoritas muslim yang sangat kaya minyak bumi untuk pasangan Prabowo-Sandi sangat berharap menjadi pemimpin di Indonesia.

“Masyarakat Jordania sangat familiar dengan Prabowo Subianto. Mereka mendoakan agar Prabowo- Sandi menang dalam Pilpres 2019 nanti. Masyarakat Jordan tahu Prabowo sedang maju ke dua kalinya menjadi capres,” katanya. (23/9)

Rico juga menyampaikan selamat kepada Prabowo-Sandi atas hasil pengundian oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (21/9/2018 ) malam, di mana duet ini menempati nomor urut 2.

“Selamat kepada pasangan Prabowo-Sandi mendapat nomor 2″.

Itu dua jari victory Kemenangan. Saya berbincang-bincang dengan beberapa lapisan masyarakat di Jordan negara Islam ini, saya senyum-senyum, mereka familiar dengan nama Prabowo,” ucap Rico melalui pesan WhatsApp kepada sketsindonews.com.

reporter : nanorame

Terkait

Watch Dragon ball super