Home / Artikel / ALLAH Pemelihara Atas Umatnya
Foto ilustrasi. (Dok. Morelord)

ALLAH Pemelihara Atas Umatnya

Yesaya 51: 1-8

sketsindonews – Yesaya berseru kepada umat Israel supaya mereka mencari Tuhan dan mengejar kebenaran-Nya. Apa yang menjadi kebenaran Tuhan? Pertama, Manusia dan dunia adalah ciptaan Tuhan dan Tuhan Sang Pencipta berkuasa atas ciptaan-Nya.

Tuhan mengasihi semua ciptaan-Nya dan tidak membiarkan apa yang telah diciptakan-Nya dengan baik itu rusak. Karenanya umat harus memahami bahwa Tuhanlah yang memelihara mereka dan pemeliharaan-Nya tetap meskipun mereka berada di tanah Babel.

Kedua, bagaimana Tuhan memelihara mereka sudah terbukti di dalam sejarah, sudah sejak dahulu kala. Tuhan memelihara Abraham, nenek moyang mereka. Tuhan melakukan keajaiban bagi Abraham dan keturunannya. Tuhan memberkati Abraham dan memperbanyak keturunannya.

Ketiga, pemeliharaan Tuhan sangat terbukti bahwa Tuhanlah yang menghibur saat umat-Nya mengalami penderitaan dan menjadi tawanan bangsa yang tidak mengenal Tuhan. Tuhan ada dalam kehidupan umat, karenanya Yesaya menyerukan umat harus mempunyai keyakinan yang kokoh bahwa akan tiba waktunya Tuhan bertindak memulihkan umat-Nya dan melenyapkan kejahatan. Tuhan tidak membiarkan umat-Nya hilang dan kejahatan berjaya.

Hidup adalah suatu proses pengenalan terhadap segala sesuatu dan proses itu dikenal sebagai proses pembelajaran. Dalam hidup ini setiap orang sejak masa kanak-kanak sampai masa dewasa harus belajar. Setiap tahap adalah tahap kehidupan di mana setiap orang harus belajar dari kehidupan. Orang yang berhasil adalah orang yang mau belajar.

Setiap saat manusia berproses, maka menjadi penting bahwa Tuhan sendiri yang memberi pembelajaran. Tuhan guru yang agung. Yesaya menyerukan suara Tuhan bagi umat. Allah mendidik umat-Nya lewat peristiwa demi peristiwa yang terjadi. Dengan pengajaran-Nya, Tuhan berkehendak umat mengubah cara pandang dan paham mereka tentang kehidupan yang sudah, sedang dan masa depan hidup mereka.

Sudah saatnya mereka membuka telinga untuk mendengar Tuhan dan memberi diri dituntun oleh Tuhan.

Sudah saatnya perjalanan mereka ke depan dipahami bukan sebagai sebuah perjalanan menuju kebinasaan, tetapi menuju ke masa depan yang pasti dan dijalani dengan iman.

Bagi umat, masa depan bukan lagi suatu rahasia yang gelap dan tanpa jawaban, tetapi masa depan adalah penggenapan dari janji-janji dan rencana-rencana Tuhan yang pasti.

Setiap umat yang setia pada kehendak Tuhanakan memiliki masa depan, sehingga bagi mereka seruan masa depan dari Yesaya menjadi seruan masa depan yang penuh keindahan. Masa depan bukan momok, bukan sesuatu yang harus ditakuti dan dihindari, tetapi harus disongsong dengan penuh kegembiraan. Allah yang bekerja dalam sejarah manusia adalah Allah yang terus bekerja membaharui dan memulihkan keadaan manusia dan dunia.

Allah sudah bekerja sejak awal dan terus bekerja sampai sekarang.

Jika Allah bekerja menghadirkan/ membuktikan kemahakuasaan-Nya yang tidak seorang pun dapat melampauinya, maka mengapa manusia ragu untuk berharap kepada-Nya? Mengapa manusia masih ragu melangkah dalam kepastian bersama Tuhan? Sudah saatnya umat memahami seruan ini dan menerapkannya dalam hidup.

(Eky/ Renungan HKBP Ujung Menteng)

Check Also

Kader JKN Pelajari Soal Selisih Biaya

Jakarta, sketsindonews – Kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan mitra BPJS Kesehatan untuk berhubungan langsung …

Watch Dragon ball super