Home / Artikel / Aneh, Tawuran Terus di Johar Baru, Jembatan Anak Kali Sentiong Jadi Sasaran Mau di Tutup

Aneh, Tawuran Terus di Johar Baru, Jembatan Anak Kali Sentiong Jadi Sasaran Mau di Tutup

Jakarta, sketsindonews – Karena kerap kali terjadi tawuran antara Kampung Rawa dan Tanah Tinggi di lintasan jembatan kali Sentiong menjadi alibi untuk di tutup atas keinginan warga setempat

Apakah itu solusi dengan ditutupnya jembatan, dan apakah menjadi jaminan dengan ditutupnya jembatan itu tak ada tawuran lagi, ujar Didin warga Johar Baru.(16/8)

“Konflik tawuran serta ditutupnya jembatan tentunya menjadi kerugian pemda termasuk publik atas lintasan itu ditutup.”

Itu bukan jaminan tak ada lagi tawuran, kata Didin.

Orang tawuran warga Tanah Tinggi dan Kampung Rawa dibangun oleh sekelompok provokator kok, serta pengalihan issue (pemanfaatan) hingga menjadi masalah sosial untuk ditangani secara komprehensif.

Itu sistemik program hingga proyek pemerintah di Johar Baru terus bergulir tanpa ada peningkatan berarti bagi masyarakat sosial.

Diskusi dan forum sering dilakukan oleh pemerintah Jakarta Pusat termasuk program pemberdayaan atas inisiatif warga masyarakat dan Perguruan Tinggi tapi hasilnya tak pernah ada rekomendasi terkait oknum secara hukum untuk aparat secara tegas, ujarnya.

Ada apa ini, kalo persoalan hukum saja terjadi pembiaran hingga lucu sekali kalo jembatan kali Sentiong menjadi alasan kongkrit mengatasi problem wilayah, papar Didin.

Jadi aparat yang harus tegas bukan jembatan menjadi sasaran ditutup, apalagi Camat Johar Baru Abdul Khair menyetujui usulan warga tanpa pertimbangan lain.

Dikaji dulu apakah itu tak merugikan warga umum secara ekonomi dan sosial dan dievaluasi aparat kepolisian untuk tegas bagi pelaku kriminal tanpa pandangan bulu, tambah Didin.

Dalam kutipan Camat Johar Baru Abdul Khair menyatakan, minimal penutupan jembatan ini dapat meminalisir tawarun yang selama ini sering terjadi di wilayah Kampung Rawa dan Tanah Tinggi,” ucap Camat Johar Baru, Abdul Chair, Minggu (13/8).

Dikatakan Chair, penutupan jembatan yang melintasi anak Kali Sentiong tesebut juga atas permintaan sejumlah warga yang telah lama diinginkan. “Jadi dasar penutupan ini bukan semata inisiatif kita, tapi juga atas keinginan warga masyarakat yang ada,” jelasnya.

Penutupan sendiri, sambungnya, dilakukan dengan cara menembok kedua ujung lintasan jembatan mengunakan batu bata. “Kalau warga sendiri inginya dirobohkan, tapi karena jembatan aset Binamarga jadi harus dilakukan penghapusan dulu,” jelasnya.

reporter : nanorame

 

Check Also

Calon Kuat Peganti Sandiaga, M Taufik Menguat Sebagai Wagub DKI

Jakarta, sketsindonews – Para Aktifis Jakarta telah menduga pertarungan di DPRD DKI peganti Wagub Sandiaga …

Watch Dragon ball super