Home / Artikel / Anggota Dewan Kota Bukan Ngomong Infrastruktur Tapi Bagaimana Mendorong Kesejahteraan Warganya

Anggota Dewan Kota Bukan Ngomong Infrastruktur Tapi Bagaimana Mendorong Kesejahteraan Warganya

Jakarta, sketsindonews – Calon Dewan Kota di seluruh wilayah DKI akan mengikuti seleksi tingkat Kota, salah satunya dengan hasil tahapan uji kompetensi calon Dewan Kota oleh tim pansel yang sudah di tunjuk oleh panitia tingkat Kota.

Menurut pengamat sosiologis Prof.Dr Musni Umar sekaligus rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta mengukapkan, seyogyanya dewan kota yang nanti duduk pertama harus cerdas dan berusaha bersama elemen masyarakat mendorong visi dan misi Gubernur DKI Jakarta, Maju Kotanya Bahagia Warganya dalam implematasi yang jelas, ujarnya (21/9)

Dewan Kota harus turun kemasyarakat langsung untuk mendengarkan keluhan masyarakat serta bisa mengedukasi masyarakat. Kita bisa melihat kondisi masyarakat yang secara nyata masih miskin, termasuk masyarakat tak sempat untuk mendorong pendidikan anak yang ada di wilayah masih rendah.

Trend kerja Dewan Kota sekarang ini bagi bukan mendorong pada sektor phisik (infrastruktur) tapi bagaimana dewan kota melakukan dan mendorong pendidikan masyarakat, termasuk kesejahteraan warga yang masih terbelakang untuk menjadi prioritas, tukas Musni.

Musni Umar yang juga menjadi tim pansel Dewan Kota krmbali menegaskan, banyak masyarakat miskin yang lebih mendasar pada sektor kesejahteraaan yang harus di genjot untuk tidak terjadi kepincangan, sehingga dewan kota bisa menggiring dengan relasi pendidikan, atau lembaga pemerintah yang ada.

Fokusnya dewan kota bisa menterjemahkan apa yang yang kurang dimasyarakat dalam aspek sosiologis dapat di tanggulangi peningkatan peradaban manusia yang kini hanya bersfat “letter lux”.

Moralitas, kejujuran, hingga moralitas masyarakat itu menjadi pekerjaan rumah deean kota yang nanti terpilih secara kualitas kinerjanya.

Honor dewan kota kedepannya kan naik sehingga perlu lebih terarah bukan menunggu bola sehingga peran dewan kota dalam kemitraan dapat mendorong isu krusial untuk dapat di fasilitasi oleh pemerintah.

Mengenai pansel (panitia seleksi) sesuai dengan aturan dasar adalah misi dan visi Gubernur untuk mampu di terjemahkan oleh calon dewan kota, seperti panca usaha, masyarakat kreatif untuk dewan kota mampu menyelesaikan persoalan kesenjangan sosial.

Jangan pansel juga dalam. memilih di dekati oleh kepentingan karena connecsivitas atau memilih pada orangtidak tahu program Gubernur serta problem masyarakat Jakarta, papar Musni.

reporter : inong

Check Also

Bawaslu Harus Cermati Reuni Aksi Persaudaraan 212 Yang Akan di Gelar di Monas

Jakarta, sketsindonews – Alumno 212 akan kembali menggelar aksi yangvrencananya akan menggelar di lapangan Monas …

Watch Dragon ball super