Home / Artikel / Ragam Daerah / Anggota FKDM Perlu Insentif Dalam Tugas Bela Negara Hadapi Tantangan Ancaman

Anggota FKDM Perlu Insentif Dalam Tugas Bela Negara Hadapi Tantangan Ancaman

Jakarta, sketsindonews – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) organisasi plat merah yang dibentuk pemerintah dibawah binaan Kesbang DKI Jakarta dengan perkembangan dinamika masyarakat terus menjalankan tugas dalam berbagai kegiatan pembangunan DKI.

Dalam bertugas, FKDM ikut berkontribusi melakukan antisipasi serta deteksi berbagai isu penting menjaga stabilitas suatu kisi kehidupan di tengah masyarakat dalam menengahi berbagai persoalan lingkup sosial selain ketertiban iklim kondusif.

“Tugas FKDM tak luput di ikut sertakan terlebih dalam PAM di Ramadhan, kami selalu berkolaborasi bersama 3 pilar di Wilayah masing mulai tingkat Kelurahan dan Kecamatan untuk terus pemantauan lingkup dan gejala tidak baik agar tidak terjadi,” ujar Mega Pahang Ketua FKDM Kecamatan Sawah Besar, Minggu (9/5/21)

“Mungkin mulai kucing beranak sampai orang meninggal juga kita pantau dan di monitor, artinya tugas semua sisi kita jalankan dan itu tidak sebanding dalam tugas dengan honorarium pada level DKI yang segudang masalah,” katanya.

Lanjut Mega, artinya, pemda DKI harus mengkaji ulang peran partisipasi kami sehingga keberadaan kami juga mampu untuk lebih luas bergerak akselerasinya sesuai tupoksi dan pendampingan problem di tengah masyarakat sampai tengah malam dinihari pun kami berada dilapangan dalam setiap tugas Bela Negara dalam menghadapi ancaman dan tantangan global.

“Harap Pemda DKI juga memberikan fasilitas lain walau nanti bentuknya peningkatan honor atau reward lain sesuai dengan kinerja kami di setiap wilayah.”

Kami sadar FKDM dalam personil rekruitmen diambil dari masyarakat aktif dan memiliki kemampuan non pegawai tapi bagian dari pemerintah dalam tugas selama ini terus menuntut kita lebih aktif.

Maka sudah saatnya reward insentif dibuat sebagai bagian dari kinerja dan bisa dihitung sehingga anggota FKDM bisa berkompetisi menyumbangkan kontribusi sebagai lingkup tenaga cadangan pada lingkup birokrasi dan perintah di setiap Kelurahan atau Kecamatan, paparnya

Dan itu sudah kami jalankan pada level Kelurahan serta personil, walau kita tahu juga dan sadar ada juga Anggota FKDM tidak jemput bola bekerja statis bahkan perlu di dorong – dorong oleh Lurah atau Camat.

Nah personil FKDM seperti itu juga nanti akan tergeser (tersisih) bila pemda DKI membuat perhitungan dalam mendapatkan reward aturan ketat dari tugas pekerjaan selama lakukan pendampingan aktif ditengah masyarakat.

Kami juga setuju personil FKDM seperti itu pemda melalui pimpinan di level bawah bisa mencoret. Karena perkembangan sosial politik terus dinamis dimana isu – isu perpecahan Nasional telah banyak menggunakan perubahan pemikiran dengan hoax.

Maka sudah tidak ada lagi anggota FKDM duduk manis tahu – tahu dapat honor “gak kerja” dapat honor atau insentif dalam melaporkan dan membuat kajian wilayah, tutup Mega.

(Nanorame)

Check Also

Salurkan Puluhan Paket Sembako Korban Gempa Bumi, Kepala Desa Lebak Sangka Apresiasi Wakapolda Banten

Lebak, sketsindonews – Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda …

Watch Dragon ball super