Home / Artikel / Apa Kata Dirut PPKK Mengenai Infrastruktur Kebon Kosong Yang Tak Tersentuh

Apa Kata Dirut PPKK Mengenai Infrastruktur Kebon Kosong Yang Tak Tersentuh

Jakarta, sketsindonews – Apa kata pengelola kawasan Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) dimana warga Kebon Kosong yang sebagian wilayahnya merupakan kepemilikan Ex. Bandar Kemayoran kini di bawah Sekretariat Negara tak pernah selesai dari mulai terbelengkalainya infrastruktur hingga krisis air bersih.

Dalam kerja bhakti massal yang bertemakan Kerja Bhakti Gotong Royong Kerja Bersama Direktur PPKK Dwi Nugroho bersama Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede langsung meninjau lokasi serta berdialog dengan warga (Forsaga).(10/9)

Saat bincang dengan sketsindonews.com Direktur Utama PPKK Dwi Nugroho menyatakan, persoalan wilayah Kebon Kosong sebenarnya bukan masalah, selama inipun kami bekerja sama dengan baik dengan pemkot serta Camat Kemayoran dalam mendukung problem wilayah, ujarnya.

[wp_ad_camp_1]

“Tak ada masalah yang krusial kok, kata Dwi. Tinggal nanti pihak kami akan mensupport apa yang menjadi masalah di wilayah, karena kami bekerja berdasarkan blue print Tahun 2014 dalam kaitan perubahan peruntukan tata ruang.

Jadi tak ada kendala nantinya, begitu juga dengan infrastruktur dalam memperbaiki jalan lingkungan dengan pembahasan rapat khusus, kita akan duduk bersama dengan beberapa pihak termasuk anggota DPRD komisi II, jelas Dwi.

Sementara Camat Kemayoran Herry Purnama mengatakan, kami selaku pimpinan mengucapkan terima kasih dengan hadirnya di kerja bhakti massal bersama warga hadir bukan hanya pemerintah tapi dengan hadirnya Bestari Barus dan pihak Dirut PPKK.

Ini jarang terjadi institusi lembaga ini hadir dalam menyikapi dorongan moril warga maupun menyelesaikan masalah bagi pelayanan penataan wilayah di Kebon Kosong, ucapnya.

Keyakinan kami dengan upaya eksistensi gerakan masyarakat diharapkan penataan saluran, jalan lingkungan  serta dengan dukungan pihak PPKK yang  tak pernah luntur dalam merubah kawasan nantinya akan berdampak langsung bagi warga Kebon Kosong, ujar Herry.

Dipihak lain penggiat lingkungan Joko Sardjono atau kerap dipanggil Joko Edan menuturkan, kami bersama warga yang tergabung dalam Forsaga (Forum Pemersatu Warga Kebon Kosong) selama ini bertujuan untuk secara bersama melakukan perubahan melalui gerakan gotong royong swakola masyarakat peduli lingkungan menjadi salah satu pilar, pungkasnya.

Dengan demikian, kondisi wilayah secara perlahan dapat terbangun dengan sendirinya dari berbagai ketimpangan sehingga menggelitik pihak kebijakan dalam mendukung aspirasi warga secara penuh.

Kami hanya mengakali dari sebuah aturan yang sulit atas dorongan Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede proses ini dapat dikerjakan walaupun belum secara maksimal apa yang diinginkan pihak warga karena keterbatasan aturan yang membelungunya, jelas Joko.

Even Kerja Gotong Royong Bekerja Bersama justru akan terus kita bangun dalam meminimalisasi masalah dengan masuknya Sudin SDA dan Bina Marga sesuai dengan problem selama ini yang dialami oleh masyarakat Kebon Kosong.

Lurah Kebon Kosong Syamsul Maarif menjelaskan, Warga Kebon Kosong sangat antusias dalam melakukan pemberdayaan penataan wilayah, walaupun diakuinya masih banyak pekerjaan yang harus kami tata pada sektor lingkungan hingga PKL di trotoar untuk menjadi kawasan tertib usaha, ujarnya.

Terlebih kami menghadapi problem sektor lingkungan wilayah dimana sebagian besar rusak dalam lingkungan penduduk untuk peran partisipatif warga sangat dibutuhkan secara kompak untuk dimasa mendatang, ucap Sayamsul.

reporter : nanorame

 

 

 

 

 

Check Also

Bangunan 6 Lantai Hasil TSM di Kartini VIII Akhirnya di Bongkar Petugas Gabungan

Jakarta, sketsindonews – Bangunan 6 lantai tak berijin serta melanggar aturan di pemukiman padat oleh …

Watch Dragon ball super