Home / Berita / Artis dan Residivis Narkoba Jenifer Dunn Dituntut Ringan, Emak Jaman Now Kecewa

Artis dan Residivis Narkoba Jenifer Dunn Dituntut Ringan, Emak Jaman Now Kecewa

Jakarta, sketsindonews – Ketua Indonesia Child Protection Watch, Erlinda terima pengaduan kekecewaan atas tuntutan yang diterima Artis Jenifer Dunn yang saat ini menjalani sidang kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sebagai informasi, Jenifer Dunn dituntut 8 bulan penjara tanpa denda, sementara Raditya atau Tya yang menjadi teman nyabu Jennifer Dunn dituntut 5 tahun dan denda Rp 1 Miliyar.

“Kekecewaan Masyarakat terutama emak emak jaman now terhadap tuntutan vonis Artis Jennifer Dunn diungkapkan pada Indonesia Child Protection Watch melalui sambungan telepon,” ungkap Erlinda saat mengunjungi anak-anak Cakung, Jakarta Timur, Selasa (12/6).

Erlinda mencoba menjelaskan beberapa hal penting yang dapat dijadikan edukasi Publik. “Pada dua tuntutan yang berbeda ini harus digaris bawahi patut diduga ada kejanggalan dikarenakan kasus tersebut merupakan peristiwa hukum yang sama, karena lokus tempat waktu yang secara satu kesatuan tak terpisahkan,” paparnya.

Selanjutnya, menurut Erlinda setelah melakukan konsultasi bersama pakar Hukum dan koordinasi dengan mantan Komisioner Komisi Yudisial maka melalui kuasa hukum bisa melakukan pengawasan dengan meminta bantuan dari Lembaga Komisi Yudisial untuk mengawasi serta hadir pada saat sidang lanjutan dan pembacaan vonis, Lembaga Komisi Kejaksaan yang mengawasi institusi Kejaksaan dalam menjalankan tugas, Jaksa Pengawas, serta KOMPOLNAS sebagai Komisi yang mengawasi institusi Kepolisian dalam menjalankan tugas.

“Upayakan surat permintaan dibawa langsung dan meminta waktu untuk audensi agar menjadi perhatian khusus,” sarannya.

Mantan Komisioner KPAI Periode 2014 – 2017 ini juga mengatakan bahwa ada point penting dari kasus tersebut yakni terjadi Disparitas Tuntutan mengingat pada fakta hukum yang sama.

“Fakta bahwa Jenifer Dunn sebagai artis yang seharusnya menjadi contoh yang baik untuk dan bertanggung jawab terhadap masyarakat yang mengidolakannya terutama usia Anak & Remaja serta fakta sebagai Residivis Kasus Narkoba,” ungkapnya.

Lanjutnya, patut diduga apakah ada keterlibatan oknum dari mulai Penyidikan sampai tuntutan karena fakta penting yakni adanya perubahan pasal tuntutan dari penyidik sampai di persidangan.

“Proses Hukum berawal dari Penyidikan tuntutan serta terbongkarnya fakta pada proses di persidangan,” katanya.

WaSekjen Syarikat Islam Bidang Politik ini juga mengingatkan bahwa Komitmen dari pimpinan Polri telah menyatakan bahwa institusi Polri harus terbebas dari praktik praktik yang menyimpang termasuk Komitmen dari Lembaga Kejaksaan RI.

Maka lanjutnya, jika terjadi sesuai dengan tuntutan yang ada maka Kuasa Hukum Raditya dapat melakukan upaya hukum yakni melayangkan gugatan Banding pada Pengadilan Tinggi.

Pada kesempatan ini, Erlinda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkomitmen bersama untuk perang melawan narkoba, karena narkoba dapat menghancurkan generasi penerus.

“Meminta kepada seluruh masyarakat dan elemen bangsa untuk melakukan pengawasan terhadap kasus ini dan kasus lainnya sebagai bentuk komitmen dan menyelamatkan bangsa sebagai tonggak estafet dan keberlanjutan NKRI,” tutupnya.

(Eky)

Check Also

Teroris ‘Aman Abdurahman’ Divonis Hukuman Mati

Jakarta, sketsindonews – Sidang agenda putusan dengan terdakwa Aman Abdurahman alias Oman Rohman alias Abu …

Watch Dragon ball super