Home / Apa Kata Mereka / Atlit vs Dokter, Ciutan Sang Dokter di Medsos Bayarlah Upahku Sebelum Kering

Atlit vs Dokter, Ciutan Sang Dokter di Medsos Bayarlah Upahku Sebelum Kering

Jakarta, sketsindonews – Kembali dunia maya diciutkan oleh seorang Dokter Specialis Jantug  dan Pembuluh Darah
Cardiac Interventionist-Intensivist di salah satu Rumah Sakit terbesar yang sudah mengabdi 20.tahun lebih pasalnya honorarium tak turun turun hingga saat ini oleh pemerintah.

Dokter specialist tersebut mencurahkan isi hatinya dengan membandingkan para Atlit Indonesia yang sukses di Asian Ganes 2018 dengan membawa nama Bangsa dan Negara.

Ini katanya, “selamat kepada seluruh atlet Indonesia yang telah membawa harum nama bangsa kita di ajang Asian Games. Terima kasih Pak Presiden yang telah memberikan bonus kepada para juara kita sebelum keringat mereka kering”, ungkapnya. (4/9)

Namun hal ini sangat bertolak belakang dengan kami yang dirasakan Dokter di Indonesia. Semoga kelak kami juga bisa merasakan hal yang sama,

Tentujya dibayarkan honornya sebelum keringat kami kering seperti para atlit “Gitu Lho.”

Tak lepas dari ingatan saya beberapa tahun lalu sewaktu honor saya selama sembilan bulan lamanya belum dibayarkan pihak RS, perlu perjuangan yang gigih agar hak-hak tersebut terpenuhi.

Tahun lalu juga saya merasakan kembali pahitnya tidak dibayar sampai saat ini. Padahal pelayanan sudah saya berikan sebaik mungkin, tak jarang harus bangun tengah malam demi menyelamatkan pasien-pasien serangan jantung yang bisa terjadi kapanpun jua serta mandi radiasi demi mencoba memperbaiki aliran koroner yang sumbat, ucapnya dalam ciutan.

Tapi apa daya, mereka yang mengakunya hanya badan pengelola dana pandai berdalih dengan segala alasan. Mungkin demi mengurangi defisit, ah itu harusnya urusan mereka bukan kami yang dikorbankan.

Kembali ke para atlet tadi yang menghabiskan waktu bertahun-tahun bahkan belasan tahun berlatih agar menjadi atlet yang profesional, demikian pula profesi dokter yang menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk belajar dan berlatih agar kelak menjadi dokter yang profesional.

Bahkan saya telah menghabiskan waktu selama 20 tahun belajar dan berlatih terus-menerus demi menolong pasien.
Semoga kelak nasib kami para dokter juga mendapatkan perhatian yang sama dengan para atlet di Tanah Air tercinta ini.

reporter : nanorame

Check Also

Kalahkan Kejahatan Dengan Kasih Tuhan

Roma 12: 9-21 Renungan, sketsindonews – Kasih ini mesti dimulai dari dalam dulu, karena, tidak …

Watch Dragon ball super