Home / Artikel / Awas Calo Pejabat Imingi Posisi Perombakan di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta

Awas Calo Pejabat Imingi Posisi Perombakan di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta

Jakarta, sketsindonews – Waktu semakin dekat dan sudah maauk bukan Mei entah kapan Gubernur dan Wakil Gubernur Anies Baswedan – Sandiaga Uno akan melakukan perombakan besar-besaran pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta,

Awas Aparatur Sipil Negara (ASN) diingatkan untuk tidak termakan rayuan sejumlah pihak yang mengiming-imingi jabatan tertentu dengan imbalan uang hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Demikian diungkapkan Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (3/5).

“Waspada calo jabatan bergentanyan cari mangsa yang berupaya mencari korban,” kata Amir.

Menurut Amir, untuk mengantisipasi para ASN menjadi korban calo jabatan, bahkan Sekda DKI Jakarta, Saefullah sudah mengeluarkan surat edaran yang berisi imbauan bahwa penempatan ASN dalam jabatan tertentu tidak dipungut apapun.

Selain soal maraknya calo jabatan, Amir menduga ada beberapa pejabat yang berupaya mempertahankan posisinya dengan meminta bantuan pihak Istana Negara.

Padahal pejabat bersangkutan sudah pensiun dan dua kali memperoleh perpanjangan masa jabatan hingga masih betlanjut

“Kebetulan walikota itu memiliki kedekatan khusus saat Jokowi menjadi gubernur DKI Jakarta,” ujar Amir.

Saya tahu itu sejak pilikada DKI Jokowi orang itu sudah sangat dekat dalam mendukung RI I, tak salah sekarang masih mencoba minta perlindungan Istana.

Terkait hal ini, Amir mengharapkan Gubernur DKI, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno tidak terpengaruh dengan intrik maupun tekanan dari pihak manapun.

“Anies-Sandi harus melaksanakan mandat untuk mengubah Jakarta lebih baik,” tegas Amir.

Diketahui, perombakan kepala dinas dan pejabat DKI lainnya sebentar lagi dilakukan Anies-Sandi.  Anies mengatakan, dia dan pasangannya Sandiaga Uno akan mengganti kepala dinas di Pemprov DKI yang dinilai kinerjanya belum memuaskan.

Anies mengakui bahwa ada kepala dinas yang kinerjanya dinilai belum memuaskan. Namun, dia enggan membeberkannya di depan publik.

“Kalau pun ada saya tidak umumkan di sini, tapi dibina, ditunjukkan kurangnya di mana, lebihnya di mana. Anda boleh cek, banyak yang dibina begitu. Saya tidak umumkan,” kata Anies.

Perombakan yang akan dilakukan nanti sebenarnya bukan yang pertama dilakukan Anies-Sandi. Pada 10 Januari lalu, Anies melantik delapan pejabat yakni Artal Reswan sebagai Asisten Pemerintahan Setda, Bambang Sugiyono sebagai Asisten Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Permukiman, Syamsudin Lologao sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah, dan Agus Suradika sebagai Asisten Deputi Gubernur Bidang Budaya.

Kemudian Rustam Effendi sebagai Kepala Biro Administrasi Setda, Faisal Syafruddin sebagai Wakil Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah, Herry Supardan sebagai Wakil Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah, dan Usmayadi sebagai Sekretaris Kota Pemerintah Administasi Kota Jakarta Timur.

reporter : nanorame

Check Also

Politisi Gerindra M. Taufik, LSM Harus Awasi Sektor Pendapatan DKI Yang Menguap

Jakarta, sketsindonews – Pihak DPRD dalam menyusunan anggaran APBD DKI Jakarta yang mencapai 89,09 Trilyun …

Watch Dragon ball super