Bangunan 6 Lantai Hasil TSM di Kartini VIII Akhirnya di Bongkar Petugas Gabungan

Jakarta, sketsindonews – Bangunan 6 lantai tak berijin serta melanggar aturan di pemukiman padat oleh Satpol PP Tingkat Kota Jakarta Pusat akhirnya di eksekusi setelah mendapat rekomtek (rekomendasi tekhnis) dari Sudin Citata ( Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan) untuk perintah bongkar.

Bangunan 6 lantai terletak di Jalan Fajar RT 009 – RW 08 Kelurahan Kartini Kecamatan Sawah Besar sudah sejak lama menjadi pertanyaan warga karena bangunan di tengah masyarakat selain lebih tinggi dari Kantor Kelurahan Kartini (terletak pas di belakang) sehingga sangat tidak elok.

Berdiri Hasil TSM

Banyak bangunan gedung menyalahi aturan IMB namun tetap berjalan karena ijin bisa kumcul karena ada indikasi TSM (Terstruktur, Sistimatis dan Masif) sehingga ijin illegal (terjamin) untuk terus di kerjakan oleh pihak oknum di lingkaran Citata, ujar Arif warga Kartini.(25/6)

Kedua faktor backing oleh oknum dengan imbalan uang menjadikan kasus – kasus ini terbongkar setelah adanya aduan warga serta pemberitaan oleh media online.

Bangunan salahi aturan di Bongkar Satpol pp

Pihak Satpol PP Kota Jakarta Pusat juga sangat menyayangkan rekomtek yang ada sudah di pilah oleh Citata, padahal banyak bangunan skala besar pada tingkat pelanggaran terjadi pendiaman (sistemik) di lanjutkan dengan alih ada ijin atau di segel namun faktanya terus berjalan karena lemahnya sektor pengawasan (masif), terang Arif.

Sementara pembongkaran di Bangunan di Jalan Fajar langsung di pimpin Plt. Kasi Operasi Salmon Nadapdap yang di dampingi langsung Kasatpol PP Sawah Besar Sugiarso menuturkan, kegiatan ini berlangsung pada jam 9.00 WIB – 12.30 dengan terdiri dari gabungan terdiri dari TNI Polri serta pihak terkait dengan jumlah 30 personil di tambah kuli bongkar, ucap Sugiarso

Pembongkaran ini terdiri dari lantai 4 skat lantai 5 dibongkar, 4 skat lantai 4 dibongkar dan 2 skat lantai 3 dibongkar sesuai tingkat kesalahan struktur bangunan.

Konon bangunan itu terdengar isu akan dibuat bisnis kos – kosan atau Hotel yang nota bene berada di tengah lingkungan dengan penanggung jawab bangunan bernama Supriyanto (53) atas perintah pemilik.

Hingga berita ini diturunkan pihak Citata maupun pemilik enggan memberikan komentar atas bangunan 6 lantai untuk ijin sementara ini menyalahi aturan ijin mendirikan bangunan

nanorame