Home / Artikel / Bangunan Segel Palsu, Ada Apa Dengan Sudin Citata Kok di Biarkan…

Bangunan Segel Palsu, Ada Apa Dengan Sudin Citata Kok di Biarkan…

Jakarta, sketsindonews – Maraknya bangunan bermasalah terkait pelanggaran dan plat segel palsu menjadi perhatian Kepala Satpol DKI Provinsi DKI Jakarta Wahyu Yani Purwoko.

Dirinya mencurigai, kalau ada bangunan disegel, pengerjaannya masih dikerjakan itu harus berhenti. Apabila pengerjaannya berlanjut terus, pantas dicurigai keaslian segel yang di pasang.

Apalagi secara diam – diam bangunan itu dikerjakan dengan alasan sudah ada pengawasan.

Tandas Yani, modus operandi ini harus dihentikan, pokoknya segel itu tak boleh kerja, selanjutnya harus ada eksekusi pelanggaran baik kecil maupun besar sesuai ijin yang berlaku.

Namun, walaupun telah disegel tak jarang ditemukan bangunan malah dikebut pengerjaanya agar cepat jadi atas dasar negosiasi.

Segel malah seperti lampu hijau. “Lah, Citata nya gimana tuh? Berarti segel palsu dong”, tanya Yani.

Pada Pergub DKI No. 128 Tahun 2012 tentang Pengenaan Sanksi Pelanggaran Penyelenggaraan Bangunan Gedung, telah diatur proses dan tahapan tindakan penertiban. Diawali Surat Peringatan (SP), Surat Segel, Surat Perintah Bongkar (SPB), dan diujung bongkar paksa.

Sebelumnya, tindakan penertiban SP hingga bongkar paksa dipegang Citata. Kini, untuk bongkar paksa di tangan Satpol PP. Namun, yang dibongkar tetap hanya bangunan yang diinginkan dan direkomendasi Citata.

Dipihak lain Direktur Lembaga Pemantau Psngawas Aparatur Daerah (LP2AD) Victor Irianto Napitupulu mengaskan Inspektorat Pembantu Kota (Irbanko) Tingkat Kota seharusnya sudah memeriksa pejabat dibalik segel Citata yang diduga palsu. (21/4)

“Patut diduga adanya oknum bermain dibalik segel yang diduga palsu.” tambah Victor yang kerap disapa VIN.

Ada apa dengan Citata ditambah Irbanko tak pernah memeriksa dan usut siapa oknum yang bermain hingga bangunan tanpa ijin terus dibiarkan berlarut.

reporter : inong

Check Also

Warga Lokal Jati Bunder Datangi UMKM Jakarta Pusat, Nasib Kami Memang Jual di Trotoar

Jakarta, sketsindonews – Sebanyak 20 pedagang perwakilan Jati Bunder yang tidak kebagian dari program “sky …

Watch Dragon ball super