Back

Media Terpercaya

Bayu Mega: Antara Mitos si “Doel Anak Kemayoran” Musrenbang Memajukan Peradaban Kota

Jakarta, sketsindonews – Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara saat membuka Musrenbang di Kelurahan Kemayoran secara implisit mengingatkan warga peserta musrenbang dalam menjaga marwah DKI Jakarta menjadi Kota yang maju dan memliki peradaban dan berkeadilan sosial.

Bayu Mega melanjutkan, bahwa Kemayoran secara historis memiliki spot – spot menarik dimiliki warga Kemayoran sebagai identitas sosal diri seperti “si Doel Anak Kemayoran” hingga menjadi mitos seiring perkembangan dinamika pembangunan kota (Kemayoran).

“Kita harus bersyukur dengan kebhenakaan ternyata fungsi itu menjadi Kemayoran lebih berwarna oleh potensi untuk dikembangkan dalam aspek budaya, kultur dan religius,” ujar Bayu, Kamis (30/01/20).

Untuk itu Bayu menegaskan kepada pihak kapenko Kota Jakarta Pusat bahwa Musrenbang bidang pelatihan dan pendidikan menjadi penting sebagai investasi global bagi masyarakat agar kegiatan ini menjadi prioritas, bukan hanya pada sektor pembangunan fisik.

Kedepannya dalam kemajuan peradaban global persaingan kompetitif tak bisa dihindarkan dalam era millenial sehingga peluang non formal saat ini juga perlu didorong dalam konteks musrenbang seperti pelatihan pencak silat, budaya mengaji sebagai budaya nilai kultur di Kemayoran.

“Jadi sulit kita prediksi bila masyarakat tak bisa survive dalam mengikuti perkembangan jaman yang juga semakin berompetitif dalam era millenial,” tandas Bayu.

Hadir pada kesempatan Musrenbang di Kelurahan Kemayoran para SKPD – UKPD, Camat Kemayoran, Wakil Camat, Lurah Kemayoran, Anggota Dewan Kota, LMK, FKDM, PKK, para RW dan Tokoh Masyarakat.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.