Home / Artikel / Beda Kerja Satpol PP dan PPSU, Ini Yang Membedakan

Beda Kerja Satpol PP dan PPSU, Ini Yang Membedakan

Jakarta, sketsindonews – Sebuah kerja nyata masyarakat Jakarta begitu berharap banyak terhadap tim oranye Petugas Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) dalam membangun lingkungan jalan baik protokol, jalan lingkungan dan saluran warga menjadi bersih dari para pelaku ekonomi serta warga yang tak patuh terhadap sampah.

Tanggapan masyarakat begitu beragam terhadap PPSU, namun sisi lain masih banyak sarana fasilitas umum di jadikan kegiatan ekonomi oleh penggiat PKL justru sebaliknya dengan seenaknya melimpahkan kepada PPSU.

Menurut Andri (35) saat diminta pendapatnya mengatakan, kerja keras PPSU, kenapa tak di imbangi oleh pengawasan dan penertiban para PKL melanggar aturan terhadap perda Tibum No. 11 Tahun 2007, ujarnya.

tim ppsu bersihkan saluran.doc

Itu seharusnya menjadi kontrol dan edukasi oleh Satpol PP untuk saling mengisi terhadap norma pelanggaran yang terjadi, kan PPSU (tim oranye) sudah berjibaku dalam pemetaan rutinitas kerja pembersihan daerah rawan sampah setiap harinya, kata Andri.

Bagaimana dengan Satpol PP, adakah edukasi yang diberikan masyarakat pedagang dalam aturan ketertiban umum, tidak sepertinya program rabu tertib oleh Satpol PP sepertinya belum maksimal.

Harusnya Satpol PP juga melakukan maping rawan PKL untuk tertib tegas dalam pelanggaran yang kerap terjadi untuk di maping (penertiban) yang lebih pada penegakan aturan bukan pada tipiring tapi kawasan sterilitas trotoar.

Sebut saja kawasan Tanah Abang, Senen Raya serta Kemayoran para PKL hanya di jaga, sementara pekerjaan PPSU hingga malam masih berjibaku melakukan pembersihan wilayah lingkungan.

Dipihak lain Nilam (26) justru warga mempertanyakan pemprov DKI bahwa PKL untuk tidak lagi di gusur oleh Satpol PP yang kerap membuat lingkungan pasca berjualan mereka dipenuhi sampah hasil berdagang.

Ssbut saja jalan Jalan Jati Bunder Raya kawasan itu setiap hingga malam terjadi penumpukan sampah yang dinkumpulkan petugas PPSU, kata Nilam. (9/12)

Apalagi “peak day” bisa dibayangkan selain macet mereka penuhi trotoar hingga sampah berserakan oleh pelaku warga dan PKL yang tidak tertib.

Satpol PP hanya berjaga, sementara lingkungan pedagang dalam menjual dagangan di fasilitas umum (publik) tak ada lagi larangan, umpat Nilam.

“Ini tidak seimbang dari apa upaya sinergisitas dalam menjalankan kontek perda baik tentang sampah serta aturan di dalam kawasan jalan.”

Melihat kondisi ini Jakarta akan semakin tak memenuhi layak sebagai kota bebas sampah dalam lingkungan jalan strategis, ini yang terlihat setiap harinya di kawasan rawan PKL, tutup Nilam.

reporter : nanorame

 

Check Also

Hidup Menjadi Anak-anak Terang

Efesus 5:1-10

Renungan, sketsindonews – Didalam bagian pertama surat Efesus adalah merupakan salam, berkat dan doa (1:1-23) dan bagian kedua (2:1-6:24) berisikan ajaran-ajaran umum tentang iman Kristen dan petunjuk-petunjuk bagaimana para pengikut Kristus harus hidup sebagai umat Allah.

Khususnya dalam Efesus 5 : 1-10 membicarakan tentang Hidup sebagai Tubuh Kristus, kehidupan anak-anak terang. Perjumpaan dengan Tuhan telah mengubah kehidupan anak-anak kegelapan menjadi anak-anak terang.

Ini adalah pembaharuan hidup dari dikuasai oleh kegelapan dosa menjadi dikuasai oleh terang kasih Tuhan.

Alkitab menegaskan: “…siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17).

Sebagai ciptaan baru berarti kita telah menanggalkan manusia lama kita dan hidup mengenakan manusia baru. Mengapa? Sebab Tuhan sudah memindahkan kita dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib (baca 1 Petrus 2:9).

Hidup dalam terang tidak ada ketakutan, tidak ada kebinasaan. Seperti ikan akan bahagia dan tetap hidup jika tetap dalam air.

Tetapi sebaliknya dengan hidup dalam kegelapan, bisa jadi ada orang yang telah terbuai oleh kejahatan menikmatinya bahkan telah menjadi candu dalam kehidupannya.

Tetapi sebagai anak-anak terang jangan sampai tertidur dalam buaian perbuatan-perbuatan kegelapan, bangunlah dan masuklah dalam kehidupan yang diliputi oleh cahaya terang Kristus.

Sebagai anak-anak terang kita harus mampu menembus dan mengalahkan kegelapan dunia ini yaitu melalui keteladanan hidup kita, sebab keteladanan itu jauh lebih dahsyat dari kekuatan perkataan.

Kekristenan adalah sesuatu yang bisa dilihat, bukan hanya di dalam gedung gereja dengan segala kegiatan yang berbau pelayanan, tetapi harus bisa dilihat oleh dunia, baik melalui perkataan dan perbuatan, sebab iman tanpa perbuatan pada hakekatnya adalah mati. amen

(HKBP Ujung Menteng)

Terkait

Watch Dragon ball super