Home / Artikel / Bedug Bang Jum KH. Mas Mansyur , Laris Saat Ramadhan 1439 H

Bedug Bang Jum KH. Mas Mansyur , Laris Saat Ramadhan 1439 H

Jakarta, sketsindonews – Tanah Abang selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H warga Jakarta dan daerah banyak menyerbu kawasan Tanah Abang bukan hanya untuk  berbelanja pakaian, makanan, namun bedug pun laris.

Sebut saja “Bedug Bang Jum” dimana warga ikut mencari selain untuk ibadah takbir hingga membangunkan sahur dilingkungan.

Bedug Bang Jum sangat laris dicari yang terletak di Jalan KH Mas Mansyur Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat saat sketsindonews.com menyapanya.

Bang Jum (50) adalah aseli anak Gang Kubur, sudah berjualan bedug sejak tahun 1990. Dirinya mengaku omset penjualannya cukup tinggi saat dengan adanya momentum perlombaan bedug di setiap Kantor Kelurahan, Kecamatan, Tingkat Kota hingga Provinsi DKI Jakarta.

“Lumayan. Kemarin kite ngelayanin 18 unit sekali tarik ,” ucapnya di lokasi, (24/5).

Jum menuturkan, dirinya menjual bedug bersama kedua orang putranya. Setiap bedug yang dijualnya memiliki ukuran diamete 30 – 60 CM dan harga yang variatif. mulai dari yang besar, sedang dan kecil.

“Untuk bedug kulit kambing yang berukuran besar satu set seharga Rp 650 ribu, sudah sama kaki bambu dan alat pukulnya. Untuk harga bedug ukuran besar tanpa alat pukul dan kaki bambu dijual Rp 500 ribu.

Begitu pula bedug berukuran sedang Rp 350 ribu dan kecil Rp 150 ribu. Bedug kulit sapi ukuran besar seharga Rp 1,5 juta,” jelas Jum

Selain menjual bedug yang sudah jadi, Jum juga menjual kulit kambing yang sudah dikeringkan dan siap pakai untuk dipakai pembuatan bedug.

“Kulit kambing saya jual seharga Rp 150-200 ribu tergantung ukuran diameter kulit. Kalau kulit sapi juga ada, harganya Rp 250-300 ribu,” katanya.

Jum menjelaskan, keuntungan membeli kulit kambing yang belum dijadikan bedug lebih murah. Pasalnya, perlembar kulit dapat dibuat menjadi 3 bedug, yakni 1 bedug ukuran besar dan 2 bedug ukuran sedang.

“Masangnya juga gampang. Kulit kambing yang sudah dikeringkan dan dijemur, harus direndam sampai basah. Kemudian kalau sudah lentur, langsung dipasang ke tong drum”.

Kemudian kembali dijemur lagi. Untuk pemasangan paling 2 jam selesai,” proses lamanya pada saat mengeringnkan kulit bedug hingga bisa 2 hari, ungkapnya.

Tambah Bang Jum biasanya pembeli banyak berdatangan dari wilayah Jabodetabek untuk membeli bedug Tanah Abang. “Banyak pembeli bedug dari Bekasi, Depok dan Serang kesini. Harapannya biar di tahun ini laris,” tutup pria asal Tanah Abang tersebut.

reporter : inong

 

Check Also

Kalahkan Kejahatan Dengan Kasih Tuhan

Roma 12: 9-21 Renungan, sketsindonews – Kasih ini mesti dimulai dari dalam dulu, karena, tidak …

Watch Dragon ball super