Home / Artikel / Biduk di Kecamatan Senen Sasaran Operasi Rumah Kos Mewah dan Hunian Kumuh

Biduk di Kecamatan Senen Sasaran Operasi Rumah Kos Mewah dan Hunian Kumuh

Jakarta, sketsindonews – Operasi Biduk Di Kecamatan Senen yang meliputi 2 Kelurahan Bungur dan Kelurahan Senen dilaksanakan oleh petugas gabungan Tim di bagi 2 titik dengan meliputi sasaran kos kos an dan kontrakan di jalan Suprapto (gado – gado Boplo RW 010), RW 07 Kelurahan Bungur serta RW 04 Kelurahan Senen.(26/7)

Menurut Kasudin Dukcapil Kota Jakarta Pusat Remond M saat saar apel operasi Biduk di Halaman Kantor Kecamatan Senen mengatakan, operasi Biduk merupakan pendataan pasca lebaran yang diketahui pasca itu banyak pendatang dari daerah membanjiri kota Jakarta untuk menetap di Jakarta, ujarnya.

“Kami belum bisa memprediksi mobilisasi pendatang tentunya lebih banyak pada hal mencari kerja dalam kasusnya, karena Jakarta menjadikan harapan buat pendatang mencari kerja.”

Tapi bukan hal itu pula seperti operasi Biduk di Kelurahan Petamburan yang tadi pagi dilakukan banyak pula diketemukan WNA yang tidak memiliki identitas jelas (illegal). Kami hanya mendata dalam urusan mengenai menetap ijin tinggal di Indonesia merupakan kewenangan pihak Imigrasi, tukas Remond.

Ia menjelaskan pula bagi penduduk pendatang selain kami data juga kami berikan SKDS (Surat Keterangan Domisili Smentara) yang nantinya dapat diurus di Satpel Kependudukan masing – masing di Kecamatan dengan proses 2 hari selesai.

Dalam.keterangan Camat Senen Munjir M menjelaskan, Bina Kependudukan menjadikan fungsi Pemerintahan pelayanan kepada masyarakat sebagai pusat pemerintahan yang strategis bukan hanya Kota Jakarta sebagai kotab jasa melainkan produktif dalam menggalian potensi warga daerah mengundang mencari kerja.

Namun dirinya mengakui pendatang baru tercatat 246 orang terdiri dari 30 orang tinggal mengurus ijin untuk bersekolah, 35 dinyatakan ikut keluarga, 181jiwa mencari pekerjaan, ucapnya.

Dibandingkan tahun lalu jumlah 526 jiwa penduduk pendatang data tahun yang lalu, ini ada penurunan pendatang yang hanya mencapai 246 jiwa.

Sementara pantauan sketsindonews.com di lokasi Kos – Kos an Gado Gado Boplo RW 010 Bungur yang mempunyai lantai 4 dengan ruang hampir mencapai 30 ruang ternyata banyak penghuni kos Yang belum kembali dari kantor mereka bekerja.

Salah satunya Deni (30) warga Bandung dirinya oleh petugas tercatat bekerja di perusahaan Financial kawasan Tugu Tani yang sudah 5 bulan berkos dilantai 2 dengan membayar sewa sebesar 2,2 juta perbulan, ujarnya.

Mereka hingga kini tak memiliki KTP daerah yang sudah 5 bulan E-KTP tak jadi – jadi, dirinya tak mau pindah karena Jakarta dalam rangka bekerja tugas.

Begitu pula Bramantyo (34) warga Jogjakarta dirinya ingin ijin tinggalnya dapat dipermudah setelah dirinya bukan warga Jakarta.

“Saya akan urus pak, dihadapan Lurah Bungur Aruwanto yang turut mendampingi Kasatgaspol PP Senen Sunaryo SH. Kami akan datang hari Jum’at 28 Juli 2917 ke Kantor Kecamatan Senen”, pak ucapnya.

Hingga saat ini berita diturunkan hasil operasi masih berlangsung hingga data rekapatulasi biduk bagi pendatang belum dapat didata, kata Aruwanto.

reporter : nanorame

 

 

 

 

 

 

 

Check Also

Anggota Dewan Kota Bukan Ngomong Infrastruktur Tapi Bagaimana Mendorong Kesejahteraan Warganya

Jakarta, sketsindonews – Calon Dewan Kota di seluruh wilayah DKI akan mengikuti seleksi tingkat Kota, …

Watch Dragon ball super