BMC Kemayoran Kembangkan Music Dari Aliran Musik Band Mancanegara

Jakarta, sketsindonews – Kemayoran banyak talents grup band dari berbagai aliran music berkumpul dalam satu wadah management Brother Music Community (BMC).

Tak pelak lagi BMC dalam komunitas menampung para band anak muda kratif sebagai ajang bakat dan profesi Di Kemayoran walaupun BMC baru muncul di awal 2019.

Menurut Aluna Lydia sebagai satu manager BMC kepada sketsindonews mengatakan, dirinya bersama Dede Herlino membangun para community BMC sebagai wadah para band mania millenial di wilayah Kemayoran yang sudah terbentuk, pungkasnya.(2/9)

Kami hanya membangun akses dalam pembenahan management untuk lebih punya warna dan kreasi bakat para band mania yang ada. Untuk diketahui BMC di Ketua Iwan Kuncir untuk mewarnai profesi bakat anak muda serta memperluas aliran music band mancanegara.

Band – band yang sudah tergabung di BMC dari berbagai aliran music seperti aliran metal, slow rock, .pop rock dan rock & roll yang kerap.manggung di acara festival maupun cafe di Jakarta.

Ada 7 band dibawah naungan BMC diantaranya ; Kemayoran stones (rolling stone, CL Thrash Band (Metal Trash), Blast Band (slow pop), Bad Mid (Rock), Korslet Band (Rock n Roll), All Round Band (jadul memories) dan Traumers Band (Rock).

BMC community band anak muda di Kemayoran

Lanjut Aluna, mereka berlatih dalam satu camp di stodio Bigguns di Jalan Cempaka Sari Jakarta Pusat sesuai aliran music untuk terus mengasah kemampuan dan pemesanan para pecinta music Tanah Air.

Harapannya dengan BMC mereka bisa menyatu untuk eksis di kehidupan perkembangan music, walaupun kita ketahui tembang tembang lawas merupakan pangsa pasar yang terus dinikmati warga Jakarta untuk bernostalgia, ucap Aluna.

nanorame