Home / Artikel / BPJS Kesehatan Sinergikan Penanggungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja

BPJS Kesehatan Sinergikan Penanggungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja

Jakarta, sketsindonews –  Guna meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan kepastian penjaminan

kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Peserta BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk saling menjalin koordinasi dan kerja sama secara terpadu sesuai dengan kewenangannya masing-masing,
dalam hal penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kecelakaan kerja.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Maya Amiarny
Rusady serta Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan M. Khrisna Syarif, di Kantor Pusat BPJS
Kesehatan (19/07).

Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan Maya Amiarny Rusady mengungkapkan, Perjanjian Kerjasama ini adalah sebagai pedoman dalam mengatur penanganan kepada Peserta sehingga manfaat
yang diberikan sesuai kewajiban dan tanggung jawab masing-masing pihak sebagai penyelenggara
Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan penyelenggara Program Jaminan Kesehatan, dalam rilisnya kepada seketsindonews.com (19/7)

Program Jaminan Kecelakaan Kerja adalah program yang memberikan perlindungan kepada peserta BPJS
Ketenagakerjaan aktif yang telah membayar iuran terhadap kecelakaan kerja yang dialaminya.

Kecelakaan Kerja adalah kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja termasuk kecelakaan yang terjadi dalam
perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya, dan penyakit akibat kerja, sedangkan Penyakit
Akibat Kerja (PAK) adalah sakit yang diderita sebagai akibat langsung dari dampak tugas dan/atau
kegiatan kerja, papar Maya

Banyak yang diderita peserta dalam hubungan kerja, meliputi faktor risiko karena kondisi tempat
kerja, peralatan kerja, material yang dipakai, yang dinyatakan oleh Pejabat yang Berwajib dan dibuktikan
oleh hasil pemeriksaan medis.

“Tujuan dari kerjasama ini diharapkan adanya kepastian terjalinnya koordinasi pelayanan Program Jaminan
Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kesehatan meliputi penjaminan, prosedur administrasi, dan sosialisasi
bersama kepada pegawai, peserta dan fasilitas kesehatan dalam penjaminan kasus KK dan PAK.

Selain itu, kami harapkan apabila peserta mengalami kecelakaan kerja ataupun penyakit akibat kecelakaan kerja, pada
saat di rumah sakit tidak kebingungan siapa yang akan menjamin pelayanan kesehatannya.

Melalui perjanjian kerjasama ini, diharapkan di lapangan nanti pelayanan kesehatan dapat diberikan secara lebih
maksimal,” tambah Maya.

Ruang Lingkup Perjanjian Kerjasama ini meliputi Pelaksanaan sinergi pelayanan Jaminan KK dan PAK bagi
peserta BPJS Ketenagakerjaan, Pengajuan penggantian klaim program KK atau PAK, peningkatan
perluasan fasilitas kesehatan, pelaksanaan sosialisasi dan evaluasi bersama terkait jaminan KK/PAK dan
kerja sama lain yang disepakati oleh BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Mekanisme Pelayanan dan Penjaminan ini diatur, dimana BPJS Kesehatan bertindak sebagai penjamin
awal terhadap kasus yang diduga kasus KK atau PAK, tetapi belum dapat dibuktikan selambat-lambatnya
dalam waktu 3 hari kerja, BPJS Ketenagakerjaan bertindak sebagai penjamin terhadap kasus KK atau PAK
yang telah dibuktikan dalam waktu 3 hari kerja.

“Kami berharap sinergi ini terus diperkuat, harapannya peserta BPJS Ketenagakerjaan yang juga
merupakan peserta BPJS Kesehatan akan mendapatkan benefit pelayanan yang sesuai dengan haknya,”
himbau Maya.

reporter : nanorame

Check Also

Ingub No.10 Tahun 2016 Percepatan Johar Baru Hanya Menguntungkan Pihak Ketiga

Jakarta, sketsindonews – Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus politisi partai Hanura Veri Yonevil saat menyinggung …

Watch Dragon ball super