Home / Artikel / BPJS Ketenaga Kerjaan DKI Berikan Penghargaan Pemkot Jakarta Pusat Hasil Covered Pegawai Bukan ASN

BPJS Ketenaga Kerjaan DKI Berikan Penghargaan Pemkot Jakarta Pusat Hasil Covered Pegawai Bukan ASN

Jakarta, sketsindonews – Deputy Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaam (BPJS) Hafidz Al Hadi DKI Jakarta Hafidz Al Hadi sangat terkesan dan puas dari covered hasil keanggotaan peserta BPJS di lingkup Pemerintah Kota Jakarta Pusat yang selama ini di sosialisakan.

Menurut Hafidz, perekrutan covered merupakan keberhasilan dari seluruh aparatur PNS dari mulai tingkat Lurah Camat, RT/RW selain karena inovasi, dimana anggota PPSU yang masuk dalam keikut sertaan menjadi tenaga kerja, ujarnya. (17/4)

“Untuk itu pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi sekaligus sebuah penghargaan yang di terima Pemkot Jakarta Pusat, Mangara Pardede selaku pimpinan tertinggi di wilayah atas peran aktif, inovasi perlindungan ketenaga kerjaaan pegawai pemerintah bukan ASN dalam program BPJS Ketenaga Kerjaan.”

Dalam realisasinya keikut sertaan BPJS dari target 5662 RT pendaftarkan diri dan tercatat 56001 menjadi peserta sudah tercapai, untuk UMKM Lokbin dan OK OC sebanyak 3.016.

Sesuai kepesetaan BPJS Ketenaga Kerjaan soal hak dan kewajiban dari negara ini harus menjadi tanggung jawab sesuai dengan UU, yakni persoalan clim dan kewajiban iuran yang menjadi keharusan.

Untuk itu pihaknya kembali meminta pemko Jakarta Pusat memantau kegiatan rutin kewajiban pembayaran iuran untuk di lakukan sebagai kewajiban.

Sambung Hafidz, 20 clim kematian telah kami lakukan sebesar 24 juta untuk meninggal dunia, sementara untuk kecelakaan BPJS menanggung senilai 25 juta.

Saat inipun pihaknya masih melakukan atas clim anggota PPSU Kecamatan Senen, tangannnya harus diamputasi karena kejepit dan membusuk ditanggung oleh BPJS tenaga kerja kini masih rawat sepenuhnya di rumah sakit RSCM sebagai mana haknya, terang Hafidz

Sementara Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengatakan kami masih berkomitmen dari covered bukan hanya nanti terkait hubungan kerja seperti FKDM, LMK untuk menjadi partisipan aktif menjadi peserta BPJS.

Secara keseluruhan tenaga kerja yang mempunyai pekerjaan untuk mempunyai keamanan jaring pengawas sosial bagi masyarakat dalam kehidupan untuk diamankan, namun demikian terkendala dimasyarakat karena mengejar benefit sehingga bagi masyarakat belum sadar bahwa institusi yang ada di masyarakat untuk bisa ikut dalam progran BPJS tenaga kerja, tutur Mangara.

reporter : nanorame

Check Also

Luka Terus Menyala Discripsi Ramadhan

Sahur Hari Ketujuh Jakarta, sketsindonews – Sahur di hari 7 di bulan Ramadhan 1439 H …

Watch Dragon ball super