Home / Berita / BPUM Jadi Salah Satu Program Pemerintah Atasi Masalah Ekonomi Ditengah Pandemi

BPUM Jadi Salah Satu Program Pemerintah Atasi Masalah Ekonomi Ditengah Pandemi

Jakarta, sketsindonews – Pemerintah memiliki sejumlah program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diperkirakan dapat membantu masyarakat mengatasi masalah ekonomi akibat pandemi. Salah satunya adalah program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Pemerintah kembali berencana memperluas cakupan BPUM menjadi kepada 12,8 juta pelaku UMKM yang terdampak pandemi COVID-19 pada 2021.

Dengan, anggaran yang disiapkan mencapai Rp 15,36 triliun dengan skema setiap UMKM mendapatkan dana Rp 1,2 juta. BPUM ini merupakan kelanjutan dari tahun lalu.

Dalam Dialog Produktif bertema
Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021 yang diselenggarakan KPCPEN dan
ditayangkan di FMB9ID_IKP, Rabu (5/5/21), Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM, Ir. Eddy Satriya M.A., menjelaskan bahwa sejak diputuskan pada rapat 1 Maret lalu, direncanakan akan 12,8 juta penerima yang merupakan
kombinasi dari penerima manfaat lama dan baru.

Menurut Eddy, anggaran yang ada untuk saat ini baru akan menyentuh angka 9,8 juta penerima manfaat, yakni sebanyak Rp11,76 triliun.

Saat ini KemenkopUKM sudah menyalurkan 8,6 juta penerima atau sebanyak Rp10,4 triliun (88%).

Menambahkan, Asisten Deputi Koperasi & UKM Kemenko Perekonomian, Iwan Faidi memaparkan bahwa setelah menyentuh angka 9 juta, rencananya KemenkopUKM akan menambah lagi 3 juta penerima manfaat BPUM ini.

“BPUM ini memang memberikan efek luar biasa, hal ini dibuktikan oleh data BPS yang menunjukkan penambahan sekitar 760 ribu orang yang menjalankan usaha baru, dan buruh informal naik 4,5 juta pekerja,” terang Iwan Faidi.

Program BPUM ini berperan strategis agar UMKM dapat terus mempertahankan usahanya. Juga sebagai upaya menekan potensi pengurangan tenaga kerja.

“Selain BPUM, ada insentif lainnya
seperti subsidi bunga, penempatan dana pemerintah pada bank umum, penjaminan kredit modal kerja melalui imbal jasa penjaminan, PPh final bagi UMKM yang ditanggung pemerintah. Untuk 2021 dianggarkan Rp 181,9 triliun untuk insentif bagi UMKM Indonesia,” terang Iwan Faidi lebih lanjut.

“Pemerintah dalam hal ini KemenkopUKM dan Kemenko Perekonomian terus mendampingi UMKM termasuk dalam hal pembiayaan untuk naik kelas, mulai dari kredit usaha rakyat (KUR), Super Mikro, sampai Mikro,” tutup Eddy.

(Eky)

Check Also

Lanal Babel Gelar Evakuasi ABK MV. LNG DREAM Di Perairan Pangkal Balam

Pangkal Balam, sketsindonews – Posal Pangkal Balam jajaran Lanal Bangka Belitung bersama Basarnas dan unsur …

Watch Dragon ball super