Home / Berita / Bunuh Dokter Letty, Pelaku Sebut Tidak Ada Perencanaan
Pembelaan dr. Helmy yang dituliskan dibeberapa lembar kertas. (Dok. sketsindonews.com)

Bunuh Dokter Letty, Pelaku Sebut Tidak Ada Perencanaan

Jakarta, sketsindonews – Bacakan pembelaan dihadapan majelis Hakim dalam sidang agenda pembelaan, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Selasa (31/7), dr. Ryan Helmi mengawali dengan permohonan maaf kepada keluarga dan rekan dr. Letty Sultri, serta mendoakan agar diterima disisi Allah SWT.

Pada kesempatan tersebut, dr. Ryan mengatakan bahwa dirinya tidak melakukan perencanaan terlebih dahulu. Serta mengaku sangat menyesali perbuatannya menghilangkan nyawa dr. Letty yang merupakan istrinya.

“Saya dokter Helmy teramat sangat menyesali perbuatan saya,” mohonya, saat membacakan pembelaan yang ditulis sendiri pada beberapa kertas.

“Izinkanlah saya memohon keringanan, karena saya yakin majelis adalah perpanjangan tangan Tuhan,” tambahnya.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rianiuly Nareta menegaskan bahwa pihaknya tetap pada pendirian dan mengacu pada fakta-fakta. “Kami tetap dalam kesimpulan fakta-fakta,” tegasnya saat membacakan replik atau jawaban atas pembelaan kuasa hukum pada persidangan sebelumnya.

Usai persidangan, kuasa hukum terdakwa, Jeku Makasaehe menanggapi fakta-fakta yang dipaparkan JPU seperti dr. Helmy yang mengawasi terlebih dahulu, pembeliaan senjata api (Senpi) untuk membunuh, serta pengisian peluru ditengah perjalanan. Menurutnya fakta-fakta tersebut tidak terbukti dalam persidangan.

“Saksi Rahman Nasution (Ojek online yang membawa terdakwa ke klinik) pada saat persidangan tidak melihat dr. Helmy mengisi pistol tersebut,” terangnya. Terkait senpi, kata Jeku hanya untuk berjaga-jaga dan dibawa setiap hari. “Bukan untuk membunuh isterinya,” tegas Jeku.

Dia menyatakan bahwa kejadian penembakan tersebut karena emosi pelaku yang terpancing. “Keteledorannya emosinya terpancing oleh alm isterinya secara replek mengeluarkan senjata, dan pasti ada sebabnya,” tandas Jeku.

(Eky)

Check Also

Buntut Pembobolan Bank 50 Miliar, Bank Mandiri Kemungkinan Akan Digugat

Jakarta, sketsindonews – Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) kembali mengggelar sidang Praperadilan yang diajukan …

Watch Dragon ball super