Home / Artikel / Cabut Posisi Lurah Sebagai Tim Pendampingan Tanah Lahan

Cabut Posisi Lurah Sebagai Tim Pendampingan Tanah Lahan

Jakarta, sketsindonews – Posisi Lurah sebagai pelayan masyarakat kini sungguh dilematis karena ditunjuk dari hasil prestasi (lelang) dan bukan menjadi jabatan tetap.

Banyak kasus mengenai lahan sangat rentan dan menjadi persoalan, dimana dalam Permen No 3 tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah masuknya posisi Lurah dalam jabatan anggota ajudifikasi pendampingan lahan tanah hasil lelang.

Menurut Anggota Dewan Kota Jakarta Pusat Bayu Sudarmaji kepada sketsindonews.com di Kantor Walikota Jakarta Pusat mengatakan, seharusnya Biro Hukum Pemerintah DKI Jakarta sudah melakukan kajian ini secara luas dalam anggarannya. Tentunya pengkaji persoalan posisi Lurah Camat dalam pendampingan penelitian tanah di wilayah, tukasnya. (16-03-2017)

“Karena posisi Lurah bukanlah jabatan tetap, apalagi jika tidak tahu persoalan wilayah.”

Untuk menghindari ini posisi Lurah untuk tidak dilibatkan dalam rangka menjaga persoalan hukum, tambah Bayu.

Ilustrasinya, ada sebidang tanah yang berada di wilayah lurah yang dipimpinnya, setelah itu diminta oleh BPN untuk diminta mendampingi pemeriksaan fisik tanah tersebut.

Jika ditanda tangani berita acaranya pihak yang dirugikan melapor, jika tidak ditanda tangani penguasa lahan melapor, disinyalir menjadi lahan sengketa serta menjadi persoalan hukum.

Mengingat kondisi ini, papar Bayu pada kasus ini harus ada yang di kalahkan bahkan akhirnya terjerat hukum.

Menindak lanjuti yang kerap timbul, justru posisi Lurah tidak masuk dalam keterlibatan dalam pendampingan, biarkan posisi kepamongan Lurah fokus pada pelayanan masyarakat di lingkungan, jelas Bayu.

reporter : nanorame

Check Also

Bedug Bang Jum KH. Mas Mansyur , Laris Saat Ramadhan 1439 H

Jakarta, sketsindonews – Tanah Abang selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H warga Jakarta …

Watch Dragon ball super