Home / Artikel / Calon Kuat Peganti Sandiaga, M Taufik Menguat Sebagai Wagub DKI

Calon Kuat Peganti Sandiaga, M Taufik Menguat Sebagai Wagub DKI

Jakarta, sketsindonews – Para Aktifis Jakarta telah menduga pertarungan di DPRD DKI peganti Wagub Sandiaga Uno terus mencuat siapa posisi itu dalam jatah partai hasil koalisi Gerindra hasil Pilikada 2017.

Apakah menjadi jatah PKS atau tetap menjadi jatah tetap Partai Gerindra setelah posisi Wagub DKI di tinggalkan Sandiaga Uno, walaupun nantinya tetap akan melalui mekanisme paripurna DPRD DKI.

Dukungan Mohamad Taufik Ketua Partai Gerindra untuk menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta terus mengalir.

Tidak hanya dari internal Partai Gerindra, namun kalangan aktifis Jakarta pun memberi dukungan. Kali ini dari Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) M Rico Sinaga.

Sebelumnya Direktur Eksekutif Kajian Seputar Kota (Kasta) Didi O Affandi, dan Ketua Aliansi Masyarakat Pemerhati Jakarta (Katar) Sugiyanto.

Seperti diketahui, kursi wakil gubernur DKI kosong setelah Sandiga Salahudin Uno mundurmya karena dipilih menjadi calon wakil presiden (Cawapres), mendampingi calon presiden (Capres) Prabowo Subianto.

“M Taufik adalah sosok yang paling layak di antara nama-nama yang muncul, baik dari Partai Gerindra maupun PKS, partai pengusung pasangan Anies S Baswedan- Sandiaga S Uno di Pilkada DKI, ” kata Rico, Selasa (15/8/)

Nama-nama yang muncul tersebut dari PKS adalah mantan Gubernur Jabar Achmad Heryawan (Aher) dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Sedang dari Gerindra, nama yang muncul ke permukaan adalah M Taufik. Namun peluang Aher telah digugurkan Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar.

” Ya Pak Aher sudah dua kali menjadi gubernur Jabar, sehingga tidak boleh dicalonkan lagi menjadi Wagub DKI, sebagaimana tertuang dalam pasal 7 ayat (2) huruf n UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada,” katanya.

Sehingga, praktis jika tak ada perubahan nama dari DPP PKS maupun DPP Partai Gerindra, nama Mardani dan Taufik akan diusulkan ke DPRD DKI untuk dipilih salah satunya sebagai Wagub pengganti Sandiaga Uno, melalui sidang paripurna.

Menurut Rico, karena Jakarta merupakan wilayah dengan persoalan yang sangat kompleks, maka dibutuhkan figur yang kuat dan memahami persoalan Jakarta secara komprehensif.

“Mardani tokoh yang luar biasa. Dia menginisiasi gerakan #2019GantiPresiden, dan gerakan itu sekarang telah menjadi gerakan berskala nasional,” kata Rico.

Selain hal tersebut, seperti halnya Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang dijuluki Singa Senayan, Mardani juga politisi vokal yang berani, sehingga saat ini dia menjadi politisi PKS yang namanya paling bersinar di antara politisi-politisi PKS yang lain.

Meski demikian, tegas aktivis senior Jakarta yang juga mantan Presidium Relawan Anies Sandi (PRASS) ini, Mardani belum pernah pyur terlibat dalam pemerintahan Jakarta, dan juga belum pernah menjadi anggota DPRD DKI Jakarta, sehingga meski Mardani paham masalah Jakarta, ia yakin hanya di O luarnya dan tidak terlalu mendalam.

“Taufik sebaliknya. Dia merupakan Wakil Ketua DPRD DKI periode 2014-2019, dan sebelum menjadi anggota Dewan, sejak 1994 dia aktivis dengan LSM bernama PPJ (Pusat Pembangunan Jakarta). Jadi, kematangan dia dalam memahami masalah Jakarta bisa diuji,” katanya.

Selain hal tersebut, menurut Rico, Taufik juga orang yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat, pernah menjadi ketua Balegda (Badan Legislasi Daerah) DPRD DKI, dan termasuk tipikal orang yang fleksibel, sehingga dapat tune in dengan siapa saja, termasuk dengan Gubernur Anies Rasyid Baswedan.

“Jadi, kalau Anies dan Taufik disandingkan, ini bisa jadi duet maut, sehingga visi misi Anies-Sandi yang disampaikan saat kampanye Pilkada 2017, yakni menjadikan Jakarta sebagai kota yang maju dan sejahtera warganya, bisa terealisasi,” katanya.

reporter : nanorame

Check Also

DPLN Solmet d Taiwan Gelar Deklarasi Pemenamgan Jokowi – Mahruf Amin

Jakarta, sketsindonews – Ratusan warga Indonesia dari berbagai kalangan di Taiwan menggelar deklarasi dukungan kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf …

Watch Dragon ball super