Home / Berita / Nasional / Cara Membudayakan Keikhlasan

Cara Membudayakan Keikhlasan

Oleh: Letkol Sus Giyanto

Keikhlasan merupakan sesuatu hal yang amat penting, apalagi dikaitkan dengan setiap amal yang dilakukan manusia. Keikhlasan ini menjadi ruh setiap amal, tanpa ikhlas bisa jadi amal menjadi rusak atau sia-sia. Sehingga nilai ikhlas menjadai faktor penting dan penentu dalam setiap amal menjadi diterima atau ditolak. Maka agar hati senantiasa dalam keadaan ikhlas baik dalam menjalankan ibadah, menghadapi ujian hidup, ataupun mendapatkan berbagai kesenangan yang juga ujian bagi manusia, tentu bukan proses sesaat untuk mendapatkan keikhlasan. Hal ini tentu sangat bergantung dari cara pandang manusia, bagaimana mendudukkan kekuasaan Allah, dan juga menempatkan secara proporsional segala bentuk masalah.

Dalam syariat Islam digambarkan terkait cara membuat hati menjadi Ikhlas yakni :

1. Mengenal dan Memahami Siapa Allah

Mengenal dan memahami siapa Allah adalah langkah awal untuk dapat mengamalkan sikap ikhlas. Mengenal dan memahami Allah tentu sebagaimana Allah menyampaikan kepada manusia, karena bagaimanapun kesempurnaan Allah tidak akan dapat dipahami secara sempurna oleh keterbatasan manusia.

Manusia hanya mampu memahami sebatas apa yang dapat ditangkapnya dan diinfromasikan oleh Allah melalui ayat-ayatnya, baik melalui wahyu ataupun hukum yang ada di alam.

Mengenal dan Memahami Allah berarti mengenal sifatnya, kedudukannya, hukum-hukum, dan aturan kehidupan yang telah ditetapkan Allah kepada manusia. Dengan mengenal dan memahami siapa Allah maka manusia akan paham dan merasakan betul bahwa hidupnya sangat bergantung kepada Allah. Keikhlasanpun akan muncul, bahkan bersyukur tiada henti.

Misalnya saja, ketika manusia mendapatkan sakit. Orang yang tidak ikhlas karena tidak mengenal Allah akan merasa emosi atau marah, bahkan mengeluh. Padahal, sakit yang dideritanya hanya 3 hingga 4 hari saja. Namun, ia yang mengenal Allah akan bersyukur dan memohon ampun atas kelalaian, karena ia tahu bahwa kenikmatan sehat yang diterimanya lebih banyak dibandingkan sakit. Hal ini karena ia tahu bahwa Allah adalah Maha Pemurah dan Penyayang.

2. Memahami Aturan-Aturan Allah

Sebagaimana memahami sifat-sifat dan siapa Allah, maka manusia perlu juga memahami aturan-aturan Allah yang dijalankan selama keseharian. Ketika tidak memahami aturan Allah, maka manusia akan merasa malas atau tidak lurus niatnya dalam menjalankan aturan Allah. Misalnya saja ketika seorang laki-laki sholat fardlu lebih afdhol (utama) dikerjakan secara berjamah baik di mushola atau masjid.

Maka jika kita tidak memahami apa alasan di balik perintah tersebut yakni lebih afdhol sholat berjamah di masjid/mushola tentu tidak akan ikhlas untuk menjalankannya.
Selain itu, memahami aturan Allah-pun juga dapat dilakukan dengan memahami rukun islam , rukun iman , Fungsi Iman Kepada Kitab Allah, Fungsi Iman Kepada Allah SWT, dan Fungsi Al-quran bagi umat manusia.

Untuk itu dibutuhkann juga memahami aturan Allah berikut alasan yang menyertainya, agar benar-benar ikhlas dalam  menjalankaan aturan tersebut.

3. Mendudukkan Segala Masalah Secara Adil dan Seimbang

Selain dari dua hal di atas maka manusia hendaknya juga dapat mendudukkan dan memahami segala masalah dengan adil dan seimbang. Hal ini dilakukan dengan senantiasa objektif, seimbang, melihat dari berbagai sudut dan persepsi dalam setiap masalah. Melihat dari sudut yang sama hanya akan membuat manusia selalu mengeluh atau tertutup jalan hidupnya.

Dengan melihat segala masalah secara adil dan seimbang, maka manusia akan mudah untuk mengambil hikmah dan kebaikan dari apa yang dialaminya. Maka tidak akan ada keluhan yang ada adalah keikhlasan. Dengan adanya keikhlasan maka manusia akan mudah untuk menjalani segala sesuatu dan dengan mudah mendapatkan jalan keluar dari kesulitan yang ada.

Wallahu ‘alam Bishowab

Check Also

Ketum Labaki : Akuntabilitas Management Keuangan Negara Lemah

Jakarta, sketsindonews – Ketua Umum (Ketum) Laskar Anak Bangsa Anti Korupsi Indonesia (Labaki) Deani Sudjana …

Watch Dragon ball super