Home / Berita / Ditunjukkan Hasil Chat, Menteri Desa Akui Ini…

Ditunjukkan Hasil Chat, Menteri Desa Akui Ini…

Jakarta, sketsindonews – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo sempat tidak mengakui mendapat bocoran Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) saat bertemu dengan Ketua Sub Tim I Pemeriksa BPK Choirul Anam.

Eko mengatakan bahwa dia lupa kapan mengetahui Informasi Opini WTP tersebut, serta menyebut mengetahui informasi setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan kementerian atau lembaga yang mendapat Opini WTP, WDP, dan disclaimer.

“Pastinya setelah Menkeu bilang ada WTP,” kata Eko saat bersaksi untuk Irjen Kemendes Sugito di PN Tipikor Jakarta, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (20/9).

Jaksa pada KPK, Muhammad Takdir mencecar kapan pastinya Eko mengetahui informasi Kemendes mendapat WTP. Apakah sebelum OTT atau setelah OTT. Untuk diketahui OTT KPK terkait Opini WTP dilakukan pada Jumat (26/5).

“Setelah ingat kejadian. Saya dapat resmi hasil audit BPK setelah kejadian OTT,” jawab Eko, saat ditanya Jaksa KPK, Muhammad Takdir apakah dia mengetahui hasil Opini WTP setelah OTT atau sebelum OTT.

“Itu ada di media. Media persisnya saya nggak inget persis, di online sudah banyak,” terangnya.

Namun, keterangannya menjadi berbeda saat Jaksa menunjukkan chat antara Eko dengan Irjen Kemendes Sugito.

Dimana, Chat itu tertanggal 19 Mei 2017 lalu itu berisikan laporan Sugito, bahwa Kemendes sudah sesuai standar akutansi pemerintah dan mendapat WTP.

“Laporan kita sudah sesuai standar akuntansi pemerintah artinya sudah WTP,” tulis Sugito dalam chat yang juga disertakan tautan laporan soal Opini WTP yang diperoleh Kemendes.

Bahkan Eko sempat bertanya ke Sugito belum ada tulisan Opini WTP, yang kemudian dibalas Sugito dengan “Sudah WTP, Pak. Alhamdulilah.”

Melihat bukti chat yang ditampilkan tersebut, Eko mengakui bahwa benar itu nomor Hand phone (Hp) miliknya dan mengakui percakapan tersebut terjadi pada 19 Mei 2017 lalu.

Seperti diketahui bahwa KPK melalukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kemendes pada tanggal 25 mei 2017 lalu.

(Eky)

Check Also

Gerindra: Impor Jagung Memang Turun Tapi Malah Impor Gandum Besar-Besaran

Jakarta, sketsindonews – Pernyataan Capres Joko Widodo dalam debat publik kedua kemarin tentang kesuksesannya menurunkan …

Watch Dragon ball super