Back

Media Terpercaya

Dampak Covid – 19, Menkes Tak Bisa Kendalikan Masker Harga Selangit

Jakarta, sketsindonews – Kesedian stock masker bagi warga Jakarta mencegah virus Covid-19 menjadi kebutuhan dicari masyarakat.

Masker semakin langka dalam distribusi untuk mendapatkan, kalo pun ada masyarakat menjadi heran dengan nilai per box mencapai puluhan ribu bahkan ratusan ribu.

“Menkes Terawan hingga saat ini sepertinya tidak sigap atas dampak Corona setelah pemerintah pengumumkan penyebaran covid – 19 isu semakin meluas bahkan warga etnis tertentu dengan nyata – nyata memborong produk di supermarket menjadikan kemarahan etnis lain, ini kan bisa menjadi insiden buruk,” ujar Rosiana (45), Kamis (05/03/20).

“Menkes dalam sosialisasi artinya tidak bisa menenangkan bagaimana dampak covid – 19 tidak bisa meyakinkan masyarakat bahkan momentum virus ini berdampak lain secara ekonomi dan sosial,” tambahnya.

“Misal masker saja kini langka kalopun ada dengan harga selangit termasuk kebutuhan masker ditimbun hingga beredarnya masker palsu dan pemerintah Menkes tidak bisa menahan lajunya harga termasuk distribusi,” papar Rosiana.

Masker di DKI Capai Harga 300 Ribu Rupiah

Sementara Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya berencana menambah stok masker sebanyak 1.450 buah akan di distribusikan kepada warga, dimana saat ini kebutuhan masker dicari masyarakat.

Lagi-lagi pembagian masker oleh pihak Pemprov DKI ini tak akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Warga yang ingin membelinya pun harus merogoh kocek untuk mendapatnya alat penyaring udara ini dengan harga selangit.

Manajer Bidang Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya Gatra Vaganza mengatakan, ribuan masker ini akan didistribusikan lewat gerai-gerai milik Pasar Jaya.

“Kalau untuk saat ini, kita sendiri dari Pasar Jaya memang sudah membeli masker untuk bisa nantinya kita jual lagi ke masyarakat,” ucapnya, beberapa waktu lalu seperti dilansir dari tribunews.

Akibat kelangkaan di pasar, Gatra mengatakan, pihaknya terpaksa menaikan harga masker itu.

Ia pun menyebut, masker merk WellBest yang dijual oleh pihaknya dibanderol dengan harga Rp 300 ribu per boks atau Rp 6.500 untuk satu masker.

“Ita betul (harganya naik), memang harga perolehannya sendiri saat ini naik,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Gatra mengakui, harga yang dibanderol oleh pihaknya ini memang cukup tinggi dibandingkan sebelum ditemukannya pasien positif terinfeksi corona.

Padahal Menteri Kesehatan telah mengeluarkan statemen bahwa penggunaan masker akan kebutuhan ini tidak menjadi hal penting bagi orang normal dalam kebutuhan akan masker.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.