Home / Artikel / Dampak Double Track PT. KAI Warga Menteng Jaya Akan Dibayarkan Waktu Dekat

Dampak Double Track PT. KAI Warga Menteng Jaya Akan Dibayarkan Waktu Dekat

Jakarta, sketsindonews – Verifikasi bidang tanah dan bangunan warga Menteng Jaya Kelurahan Menteng Kota Jakarta Pusat yang terkena dampak Proyek Double Track (Fly Over) jalur kereta api dilaksanakan di kantor Kelurahan Menteng.

Pihak PT. KAI selaku pembayar di dampingi pihak – pihak lain selain BPN (Badan Pertahanan Nasional), Bank DKI, Sudin Perumahan, dan KPKN (Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara.

dampak double track.menteng jaya.doc

Dalam keterangan Lurah Menteng Agus Sulaeman menuturkan, hari ini sebanyak 54 bidang tanah dan bangunan yang di verifikasi dari total 125 bidang yang harus dibebaskan, ucapnya. (28/11)

Warga yang terkena dampak double track terdiri dari 3 RW, yakni RW 09 (3 RT), RW 08 (5 RT) serta RW 01 hanya bangunan Musholah mereka semuanya berada di Jalan Menteng Jaya.

Nilai bangunan yang menempati lahan PT. KAI mereka mendapat ganti kerugian Rp. 2.500.000,- /M2. Sementara untuk nilai tanah sesuai dengan perhitungan team apraisal dari Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) yang bersertifikat nilai sekitar Rp. 4.000.000,-/M2.

Hari ini warga untuk membahas penilain berkas akhir setelah itu kurun waktu 2 (dua) minggu proses mereka langsung di bayarkan melalui pihak Bank DKI atau Bank lain sesuai keinginan pihak pemilik bidang tanah.

Agus yang di dampingi Sekertaris Kelurahan Dedy Cahyadi kembali menjelaskan, mereka yang terkena dampak koknon ada juga warga yang bisa mendapatkan hampir satu milyar lebih sesuai bidang tanah hingga pergantian bangunan warga mencapai ratusan juta rupiah.

Hasil pembayaran yang di dapat warga untuk menjadi kehatian karena adanya banyak hal yang bisa merugikan warga sendiri terkait penipuan, sehingga warga baik pengambilan dan pemanfaatan uang yang dimilikinya untuk secara hati serta waspada, terang Agus.

Dipihak lain warga sebut saja Atmo (65) menuturkan, kami hanya mendapat ganti kerugian hanya 40 juta rupiah karena kami hanya pengontrak dan dihitung hanya bangunan saja, ujarnya.

Atmo berharap setelah kami mendapat pembayaran, kami hanya ingin mencari kontrakan baru karena kami tak punya tanah untuk tinggal selain dana ini kami manfaatkan sebaik – baiknya, tutupnya.

reporter : nanorame

 

 

Check Also

Harkitnas Ke-110, Indonesia Menuju Era Ke-Emasan

Malang, sketsindonews – Bertempat di Stadion Dirgantara Lanud Abd Saleh dilaksanakan upacara bendera dalam rangka …

Watch Dragon ball super