Deklarasi Papua Damai : Urusan Papua Tak Selamanya Gunakan Pendekatan Politik

Jakarta, sketsindonews – Diskusi Publik  Papua Rukun Damai Dalam satu Ideologi  Pancasila dengan para ormas kebangsaan Jakarta  diselenggatakan bertempat di Gedung Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat Jum’at (29/11/19)

Hadirnya beberapa perwakilan orang  Papua  terbang ke Jakarta langsung dipimpin Marten Luther Apaseray Onduafi Raja Suku Tabi yang merupakan penasehat LASKAR PALAPA Papua dan Papua Barat dalam kehadiran diskus Silaturahmi LASKAR PALAPA dengan para ormas kebangsaan di Jakarta membahas berbagai isu penting papua.

Diantaranya membahas untuk mewujudkan terselenggaranya PON KE XX tahun 2020 di Papua yang aman dan kondusif selain  menanggapi persiapan tanggal 1 Desember di Papua merupakan hari Sinterclas bagi anak-anak Papua.

Hadirnya perwakilan orang  Papua  terbang ke Jakarta dipimpin langsung Marten Luther Apaseray Onduafi Raja Suku Tabi. 

“Jelas Papua bagian dari NKRI dengan menjalankan 5 D (dialog bersama, diskusi bersama dalam harapan yang sama) menjadi sangat penting untuk menyoal penanganan masalah Papua kedepannya,” ujar Marten.

“Tidak kala penting bahwa penanganan di Papua tidak selamanya mengunakan pendekatan politik, namun harus menggunakan pendekatan adat dan budaya setempat,” tambahnya.

“Melalui musyawarah adat agar Papua makin lebih baik, terhindar dari adu domba sesama Papua dan dengan suku selain Papua,” papar Marten Luther Apaseray Onduafi Suku Tabi.

Sementara Wardi Jein SH Pimpinan Nasional Majelis Gema Gong Pancasila dan Pendiri Laskar Palapa mengatakan bahwa kegiatan ini di laksanakan oleh tokoh-tokoh masyarakat Papua.

“Sedangkan kehadiran Gong Pancasila turut mensukseskan acara tersebut terpanggil atas kecintaan kepada Papua sebagai bagian dari wujud kepedulian sesama anak bangsa Indonesia,” tuturnya.

Dalam kegiatan ini pihaknya juga melaksanakan deklarasi kebangsaan Papua Damai dengan kehadiran para tokoh dan oramas seperti ; Dedi Ruslan pengusaha muda yang sukses dan peduli Papua, Ketum Majelis Zikir Annisa Nurulsalam, Ketum Gerakan Mahasiswa Bumi Putra Zainuddin Arsyad,  Perwakilan dari Menteri Koperasi dan UKM,  Dan Raja Geser, BPPKB BANTEN dan Ormas-ormas lainnya.

Bunyi deklarasi Papua damai sebagai berikut :

KAMI GONG PANCASILA DAN LASKAR PALAPA PAPUA DAN PAPUA BARAT MENYATAKAN :

1. Bersama TNI dan POLRI siap mendukung penyelenggaraan PON ke XX tahun 2020 di tanah Papua yang aman dan kondusif.

2. Ikut serta mensosialisasikan pengamalan dan penanaman nilai-nilai Pancasila menuju Papua Damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Tanggal satu Desember adalah hari pengucapan syukur masyarakat di tanah Papua sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

4. Siap mendeklarasikan titik Nol Peradaban Papua di Mei Wondama dalam 7 wilayah adat bersama raja, sultan, ratu, pemangku adat se- Nusantara.

5. Siap memberantas Korupsi, Radikalisme, Narkoba, yang merusak moralitas generasi penerus bangsa di Tanah Papua dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam acara tersebut juga di laksanakan penganugerahan warga kehormatan suku Tabi Papua kepada Pimpinan Nasional Majelis Gema Gong Pancasila, Ketum Laskar Palapa dan Bapak. Dedy Ruslan Selaku pengusaha mudah.

(Nanorame)