Home / Berita / Dekot Dede S Bangun Follower Sosial dan Human Building Masyarakat Cerdas

Dekot Dede S Bangun Follower Sosial dan Human Building Masyarakat Cerdas

Jakarta, sketsindonews – Dekot Jakarta Pusat Dede Sulaeman biasa disebut Sang Kancil kini terus bangun “follower sosial” dalam membangkitkan semangat peran masyarakat dan pemuda untuk menciptakan kecerdasan masyarakat agar ikut berkolaborasi membangun wilayah.

Dede S mengatakan, kini telah terbentuk follower sebagai media komunikasi termasuk insan pers untuk berkomunikasi menjalankan peran simpul sosial sehingga apapun masalah kita dapat komunikasikan sebagai product sosial untuk berbagi kepada masyarakat tanpa skat – skat latar belakang.

“Sebagai mahluk sosial kita harus bentuk karakter dalam menjalin keterbukaan dari keinginan masyarakat dari berbagai komunitas. Dan nantinya peran terbentuk follower kita untuk menjadi penggerak dengan tujuan menciptakan manusia peduli di lapangan,” ujarnya, Senin (3/5/21).

“Mereka nanti menjadi corong pembangunan memiliki karakter “human building” dimana menciptakan warga tidak ambigu dalam ikut berperan partisipasi di lingkungan secara bergotong royong,” papar Dede.

“Kami ingin para follower Dede terbangun menjadi insan sosial selain ikut memberikan kontribusi bukan pada kepentingan kelompok atau etnis tapi menjalin langkah – langkah strategis peduli lingkungan baik ekonomi, sosial, serta pandangan visi politik dari kumpulan masyarakat cerdas untuk mengedukasi setiap golongan,” tambahnya.

Ketuk pintu Kampung menjadi bagian program untuk mengidentifikasi komunikasi membangun follower Dede, pada gilirannya masyarakat bisa merasakan sama menciptakan kenyamanan dan itulah product masyarakat dari para pelaku warga dalam menjalankan kehidupan sosial serta memiliki rasa kebersamaan.

Azmi Ubaidillah tokoh pemuda Sawah Besar saat diminta komentarnya mengatakan, pihaknya saat ini dengan kelompok strata masyarakat sedang membangun follower Dede untuk membangun format Kampung Cerdas nantinya memilih masyarakat yang benar tanpa rekayasa tapi dipercaya atas berbagai pertimbangan bukan hanya pada kepentingan instan atau tipu – tipu.

“Memilih orang peduli itu tidak mudah tapi sekarang ini kami dari berbagai komunitas secara tekhnologi bisa menyaring orang kelayakan orang dalam segi kemampuan memiliki sience of crisis, sience of belonging dan peka terhadap kisi – kisi problematika warga lingkungan,” terangnya.

“Follower Dede nantinya menjadi gerakan warga sehingga “trust” masyarakat muncul bukan semata – mata memiliki uang banyak tapi tidak memiliki kepekaan. Warga saat ini mempercayakan masalah pada solusi bukan untuk berdebat sehingga perlu sosok figure memiliki langkah kongkrit, fakta dan realistis semunaya untuk kepentingan publik,” tandasnya.

(Nanorame)

Check Also

Ikatan Kepala Desa Tanggapi Warga Pamekasan Jadi Sasaran Sosialisasi DBHCHT

Pamekasan, sketsindonews – Warga desa di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, jadi sasaran program Dinas Pemberdayaan …

Watch Dragon ball super