Home / Artikel / Delman Masuk Monas, Aturan Belum Jelas

Delman Masuk Monas, Aturan Belum Jelas

Jakarta, sketsindonews – Apa jadinya kalo delman kembali wara wiri di sekitar Monas dengan kebijakan baru hanya karena sebuah janji Gubernur DKI Jakarta yang berdampak luas terhadap estetika nilai kebersihan sebagai Taman Nasional Ibukota.

Monas kini tertata dengan baik diketahui oleh masyarakat sebagai kawasan bebas pengunjung sebagai tempat berinteraksi yang bertandang dengan koridor aturan dan larangan mana yang boleh dan tidak di dalam aturan kawasan monas.

Terlihat sejumlah delman terlihat beroperasi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (26/11/2017). Padahal izin operasional belum ditandatangani hingga aturan main delman di Monas.

Santo (35) kusir delman, mengatakan sempat khawatir ditertibkan petugas Satpol PP saat mangkal di kawasan Monas tersebut. “Sempat takut-takut juga, tapi pas keliling sama Satpol kami kok dibiarin, akhirnya lanjutin saja,” walau agak kuatir, ucapnya.

ia mengakunya, sebelumnya juga pernah mangkal di kawasan Monas tersebut. Sejumlah pekerja delman berharap Gubernur Anies segera mengeluarkan kebijakannya agar kuda delman dapat beroperasi kembali. “Kalau memang ada aturannya seperti apa, kita bakal ikutin,” ungkapnya.

Keberadaan kuda-kuda delman di kawasan Monas tersebut, jumlahnya memang tidak banyak dan pengunjung juga tidak banyak yang menjadi penumpangnya. Terlebih memang, pada siang dan petang kawasan tersebut diguyur hujang.

Sementara itu, Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, menghimbau agar pemilik delman untuk tidak dulu beroperasi di kawasan Monas sambil menunggu lebih dulu kajian penataannya.

“Kan masih menunggu seperti apa kajiannya, ya termasuk juga area yang boleh dilintasinya,” ucapnya singkat. (27/11)

Apalagi terlihat limbah kuda jika terjadi pemgotoran lokasi, hal ini kan juga berdampak pada kepentingan publik yang lebih luas, kami belum tahu alternatif jika benar itu terlaksana delman beroperasi.

Kasatpol PP Jakarta Pusat Rahmat Lubis mengatakan, hingga saat ini kami masih menunggu perintah apa yang menjadi kebijakan delman di Monas.

Terlebuh aturan itupun kami belum tahu apakah kami hanya berjaga atau mungkin melakukan penertiban persoalan delman di Monas, ucap Lubis.

Gubernur DKI sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alis Ahok, melarang delman beroperasi di kawasan Monas. Alasannya, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan 28 dari 30 kuda di Monas mengandung parasit telur cacing Strongyloides sp.

Dikhawatirkan parasit itu tak hanya menyerang kuda tapi juga manusia dan dapat menyebabkan kematian yang secara terbuka akibat radical bebas bisa mengenai siapa saja jika immunitas seseorang rentan.

reporter : nanorame

 

Check Also

Kejari Jaktim Musnahkan BB, Dari Senpi Dokter Helmi Hingga Narkotika Dawiyah

Jakarta, sketsindonews – Kepala Seksi Barang bukti (Kasie BB), Joseph Cristian melakukan pemusnahan barang hasil …

Watch Dragon ball super