Home / Artikel / Demo di Kedutaan AS Segelintir Ormas Islam, Tolak Pemindahan Ibukota Israel di Kota Al-Quds

Demo di Kedutaan AS Segelintir Ormas Islam, Tolak Pemindahan Ibukota Israel di Kota Al-Quds

Jakarta, sketsindonews – Pernyataan sikap terhadap AS mengakui Al- Quds sebagai Ibukota Israel serta pemerintahan AS memindahkan kedutaaanya dari Tel Aviv menjadikan reaksi keras terhadap Presiden AS Dobald Trump untuk membuka permusuhan umat Islam Dunia.

Demo yang dilakukan Aman Palestine di Jalan Merdeka Timur Kantor Keduataan mendapat reaksi keras nampak pantauan sketsindonews terlihat Ormas NU terus menuntur AS daerah Al-Quds untuk tidak menjadi persoalan dimasa mendatang. (8/12)

Ada 5 tuntutan oleh para aksi demontrasi Aman Palestine Aid For Freedom, diantaranya menolak keduataan AS di Al-Quds akan menjadikan ibukota Negara Yahudi, Al-Quds sebagai kota santri dan para dai Muslim akan menjadi preseden buruk dikemudian hari.

Dalam penuntitan lain dinyatakan, adanya pemindahan Keduataan AS di Al -Quds menandakan arogansi AS untuk mempercepat legalisasi ibukota Israel secara utuh untuk mengambil penuh negara Palestine.

Untuk itu menyerukan negara – negara Arab (Islam) untuk segera menolak pemerintah AS yang semena – mena terhadap warga Palestine, menghimbau dan menyerukan pemimpin Islam serta elemen masyarakat untuk menolak secara keras apa yang dilakukan negara adi kuasa tersebut.

Dalam demo itu ternyata hanya segelintir ormas Islam yang tampil dalam menyeruakan kota suci Palestine yang menjadi syariat Islam di tegakan pertama kali dalam ajaran Islam.

Seorang pendemo Iswan (30) dari Ormas NU menyatakan keprihatinannnya, ternyata umat Islam yang biasanya demo berjilid – jilid dari elemen ormas Islam tak begitu banyak, padahal Islam kini oleh Negara Yahudi Israel dan pemerintah AS terus dihancurkan oleh sebuah rekayasa antara AS bersama Israel, tutupnya. (**)

 

Check Also

Kisruh : Dinas UMKM DKI Hambat Kemajuan Kosti Jaya

Jakarta, sketsindonews – Manajemen perusahaan angkutan taksi Kosti Jaya merasa dirugikan dan diperlakukan tidak adil …

Watch Dragon ball super