Home / Berita / Banyak Lembaga Macan Ompong, GACD Dukung Polri Bentuk Densus Anti Korupsi
Direktur Eksekutif Goverment Again and Discrimination (GACD) Andar Situmorang saat berada di KPK. (Dok. sketsindonews.com)

Banyak Lembaga Macan Ompong, GACD Dukung Polri Bentuk Densus Anti Korupsi

Jakarta, sketsindonews – Direktur Eksekutif Goverment Again and Discrimination (GACD) Andar Situmorang menilai bahwa bangsa Indonesia terlalu rajin membuat instansi pemberantasan korupsi atau penegak hukum tapi semuanya macan ompong.

Dalam catatan GACD, setidaknya ada 10 lembaga yang selama ini telah dibentuk, yakni:

  1. Panitia Rotreling Aparat Penegak Hukum atau parang
  2. Operasi Budhi
  3. Komando Tertinggi Retroling Aparat Revolusi
  4. Tim Pemberantasan Korupsi
  5. Pamkop Kantip Dengan Opstifnya
  6. Komisi Pengawas Kekayaan Penyelenggaraan Negara
  7. Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau tgpeta
  8. Ombusman
  9. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
  10. Serta oleh Susilo Bambang Yudhoyono dibentuk Timtas Tipikor.

Proses untuk menempati posisi-posisi tersebut, menurut Andar tidak sesulit menjadi anggota Polri yang dididik berjenjang. “Kalau Polri sudah dididik berjenjang untuk menegakkan hukum
sementara untuk menjadi KPK sekolahnya hanya menjadi Fit Propertes di DPR bahkan yang kemarin dipilih oleh Srikandi wanita,” papar Andar, di Jakarta, Selasa (18/7).

“Jujur pada tahun 2008-2010 Menteri Bapenas ikut membidani proyek e-KTP,” tambahnya mengungkapkan terkait kasus e-KTP yang belakangan sedang menjadi sorotan.

Untuk itu, secara tegas Andar menyatakan dukungannya agar Kapolri segera membentuk badan khusus dan bersifat permanen. “Karena semua lembaga tadi hanya bersifat sementara dan tidak mampu menghadapi Korupsi di Indonesia,” tegasnya.

Terkait pembahasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan bahwa akan membentuk Densus Anti Korupsi yang nantinya akan melakukan kegiatan pemberantasan korupsi seperti layaknya KPK, saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 17 Juli 2017 lalu.

Andar meyakini bahwa Densus Anti korupsi bentukan Polri akan lebih tajam “gigitanya” dibandingkan KPK.

“Akan lebih dahsyat ini. Jadi bukan hanya KPK yang bisa menggigit kasus-kasus kakap,” pungkasnya.

(Eky)

Check Also

Ini Alasan Habib Smith Ditolak Di Manado

Sulut, sketsindonews – Dengan kawalan ketat dari aparat kepolisian dan TNI, sejumlah ormas adat Minahasa menolak kedatangan Habib …

Watch Dragon ball super