Back

Media Terpercaya

Di “Selamatkan” Corona, 26 Napi LP Kelas IIB Warung Kiara Hirup Udara Bebas

Sukabumi, sketsindonews – Kebebasan merupakan proses paling ditunggu oleh narapidana yang sedang menjalani masa hukuman, begitupun yang dialami oleh 26 Warga Binaan (WB) yang kesehariannya menjalani di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Warung Kiara, Kabupaten Sukabumi.

Bak mimpi, virus corona yang saat ini tengah menjadi momok menakutkan seantero dunia, ternyata menjadi “pahlawan” bagi 26 WB yang mendapat kebebasan melalui jalur asimilasi.
Rasa senang yang tak terlukiskan diwujudkan dengan bersujud syukur di halaman Lapas yang pada tahun 2016 dinobatkan menjadi salah satu Lapas Industri di Indonesia dengan program unggulannya Peternakan Terpadu, Jum’at (3/4/20).

26 Warga Binaan Lakukan Sujud Syukur

Salah seorang WB yang mendapatkan Asimilasi dirumah, sebut saja SO (29) mengatakan, sangat senang dan tidak pernah menduga akan bebas secepat ini.

“Jangankan berharap, mimpi saja tidak ada bahwa saya akan bebas,” ujarnya dilansir dari JS.

Pria yang terjerat kasus perampokan ini, beberapa kali mengucapkan terima kasih terhadap seluruh jajaran yang terlibat dalam proses asimilasi dirumah.

“Terimakasih kepada Bapak Presiden, terima kasih kepada Mentri Hukum dan HAM juga Dirjen Permasyarakatan, serta terima kasih yang tidak terhingga kepada pimpinan dan seluruh petugas lapas Kelas II B warungkiara. Saya berjanji akan patuhi peraturan yang diberikan selama saya dirumah,” tuturnya.

Seperti diketahui, dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19, Menteri Hukum dan HAM RI melalui putusannya Nomor 10 Tahun 2020, tentang syarat asimilasi dan hak integrasi kepada Narapidana dewasa dan anak, maka Lembaga Permasyarakata (Lapas) Kelas II B Warungkiara, memberikan asimilasi dirumah terhadap 26 Warga Binaannya.

(Devi)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.