Home / Artikel / Diamankan Dishub DKI di Rawa Buaya 2 Plek di Curi, Siapa Bertanggung Jawab

Diamankan Dishub DKI di Rawa Buaya 2 Plek di Curi, Siapa Bertanggung Jawab

Jakarta, sketsindonews – Penilangan Kendaraan Daihatsu Grand Max Blin Van oleh petugas Dishub Jakarta Pusat yang belum menimbulkan kecewaan pemilik kendaraan.

Pasalnya, mobil dengan Nopol D 8710 YS diamankan tilang pada hari kamis 20 April 2017 dikawasan jalan Fachrudin (hotel Pharmin) Tanah Abang setelah itu diamankan petugas dibawa ke gudang Rawa Buaya Jakarta Barat.

Ternyata setelah kami cek ban mobil kendaraan kami itu dicopot (hilang) berikut vlek sisi kanan dan kiri, ujar Yogi (34). (25/4)

 

Tegas Yogi, “saya tidak terima dari pelayanan Dishub Provinsi DKI, ini merupakan kriminal hingga terjadi pencurian saat mobil kami diamankan oleh petugas.”

Ini merupakan mobil modal usaha kami dalam perdagang pakaian yang selama ini menjadikan kebutuhan usaha.

Kalo persoalan tilang dan denda kami sudah terima, namun dengan kejadian seperti ini kami akan laporkan pihak kepolisian melalui jalur hukum.

“Kok bisanya dicuri dengan tidak diamankan secara utuh, kalo saya ambil setelah proses tilang kami bayar, bagaimana bisa jalan, kesal Yogi.

Surat ijin Pemgusaha Angkutan
Sementara Sudin Perhubungan Kota Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak saat di hubungi sketsindonews.com menjelaskan, dalam surat tilang telah dibunyikan dan disampaikan itu menjadi tanggung jawab Surat ijin Pengusaha Angkutan (SIPA), dan jika sudah disidang maka minta surat pengantar ke Sudin untuk mengambil kendaraan di Rawa Buaya, ujarnya.

Diakuinya, kata Harlem. Saat di stop operasi biasanya petugas di rawa buaya menyampaikan supaya kalo ada barang penting dititipkan dan di jaga utk menghindari hal – hal seperti ini.

“Kami tak bisa bertanggung jawab karena ini merupakan kewenangan pihak penitipan rawa buaya, bisa saja itu dicuri oleh orang disebabkan pemgawasan yang kurang, ujar Harlem.

Sementara untuk pengeluaran kendaraan yang di stop operasi kewenangan di tingkat Dinas Provinsi, kami di Sudin hanya memberikan surat pengantar ke dinas degan syarat : sudah mendapatkan kwitansi denda dr pengadilan dan surat – surat dalam keadaan hidup.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Andryansyah ketika dihubungi belum bisa menjelaskan atas kejadian kendaraan di Rawa Buaya hingga terjadi kehilangan bagi pemilik kendaraan tersebut.

reporter : nanorame

Check Also

Kader JKN Pelajari Soal Selisih Biaya

Jakarta, sketsindonews – Kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan mitra BPJS Kesehatan untuk berhubungan langsung …

Watch Dragon ball super