Back

Media Terpercaya

Diduga tak Punya IUP dan WKP PT Geo Dipa Energi Melakukan Illegal Mining

Jakarta, sketsindonews – Polemik konsesi proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTPB) Dieng Patuha, antara PT Bumigas Energi dan PT Geo Dipa Energi (Persero), semakin tak berujung dan tidak bertepi.

Pasanya pihak PT Geo Dipa Energi hingga kini tetap keukeuh tidak bisa menunjukan ijin Usaha Pertambangan (IUP) dan Wilayah Kerja Pertambangan (WKP), berdasarkan Undang-Undang No. 27 Tahun 2003 tentang Panas Bumi.

Hal tersebut terungkap dalam raoat mediasi di Komisi Informasi Pusat RI, Jalan Abdul Muis Jakarta Pusat Selasa (11/2/2020) siang. Dalam rapat mediasi itu sendiri dipimpin Cecep Suryadi sebagai Mediator dibantu oleh Aditya Nuriah dan Siti Azizah selaku Tenaga Ahli dan Asisten Ahli.

Menurut kuasa hukum PT Bumigas Energj, Sonang Manullang, mengatakan kliennya sejak awal tetap fokus meminta kepada PT Geo Dipa Energi untuk menunjukan ijin IUP dan WKP. Sebab tanpa dasar IUP dan WKP adalah pertambangan liar atau illegal mining.

“Permohonan kami normatif. Sebab sejak awal kami tetap minta bentuk fisik atau salinan tentang IUP dan WKP atas nama PT Geo Dipa Energi,” kata Manullang di Gedung Komisi Informasi Pusat Jalan Abdul Muis Jakpus.

Bahkan kata dia, pihak Kementerian ESDM sebagai kepanjangan tangan PT Geo Dipa pun idem ditto. “Dia (PT Geo Dipa) berdaih regulasi lain seperti Keppres atau SK Menteri Keuangan. Tetapi kami tidak meminta itu,” imbuhnya.

Masih di tempat yang sama, Dirut PT Bumigas Energi, David Randing menjelaskan surat yang dimaksud PT Geo Dipa adalah surat menteri keuangan bernomor S-436 tanggal 4 September 2001 digunakan untuk pembentukan perusahaan baru. Sementara PT Geo Dipa didirikan tahun 2002. “Itu bukan ijin IUP dan WKP,” tegas David.

Untuk diketahui PT Bumigas Energi adalah pemenang tender pada tahun 2005 dan telah menandatangani kontrak. Bentuk komitmen itu dilakukan PT Bumigas Energj itu dengan membangun insfratruktur senilai 16 juta dolar US di daerah Patuha Jawa Barat dan Dieng Jawa Tengah.

(Sofyan Hadi)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.