Home / Berita / Djarot: Ngapain Ibu Kota Negara Dipindah
Foto istimewa/ liputan6.com

Djarot: Ngapain Ibu Kota Negara Dipindah

Jakarta, sketsindonews – Rencana pemindahan Ibu kota Indonesia dipertanyakan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.

Untuk itu, Djarot bertekat akan terus mengembangkan Jakarta agar tetap layak jadi ibu kota Indonesia. Karena menurutnya, jika konsisten, “Ngapain ibu kota negara dipindah?” kata Djarot di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (31/7).

Pemindahan ibu kota negara, kata Djarot bukan perkara mudah. Serta lebih memilih mengoptimalkan pengembangan Jakarta diberbagai sektor.

“Ya kita kembangkan Jakarta supaya layak jadi ibu kota negara,” kata Djarot.

Salah satu permasalahan Jakarta yang menurut Djarot harus segera diatasi adalah pembangunan sektor transportasi publik. Hal tersebut mengingat kemacetan Jakarta yang hingga saat ini belum terselesaikan.

“Kita geber betul pembangunan sektor transportasi publik. Memang masih macet tapi coba kita lihat kalo program pembenahan transportasi publik tetep berlanjut, secara mendasar dilakukan di Jakarta dan ini sudah dimulai kemudian baru mencapai 50 sampai 60 persen,” jelasnya.

Djarot meyakini, “Ini diteruskan maka Jakarta akan sangat berkurang tingkat kemacetannya.”

(Eky)

Check Also

Nurhasan Inisiasi Konflik Pembebasan Lahan Pelabuhan Patimban Menjadi Prioritas Nasional

Subang, sketsindonews – Rombongan kunjungan kerja spesifik dari komisi V DPR RI, didampingi oleh kementerian perhubungan, kementerian PU, dirjen perhubungan laut, dan lainnya sampai di Pelabuhan Patimban, Subang, Jumat (22/9), kedatangan mereka disambut langsung oleh PLT Bupati Subang.

Tujuan kunjungan spesifik ini yaitu memastikan berjalannya segala perangkat dalam pembangunan pelabuhan Patimban. Pelabuhan ini diharapkan dapat memberi support pada pelabuhan Tanjung Priok.

Kunjungan ini diinisiasi oleh anggota DPR RI di dapil tersebut, yaitu Nurhasan Zaidi. Ia menyebutkan pembangunan ini berpotensi meningkatkan perekonomian jangka panjang masyarakat Subang.

“Jelas meningkatkan ekonomi, namun hal penting dan tujuan saya pribadi datang kesini yaitu untuk menyelesaikan konflik pembebasan lahan,” ujarnya.

Masyarakat mengeluhkan harga pembebasan lahan yang kurang layak. “Saya anak petani disini merasa harga yang diajukan sangat murah,” kata salah satu warga.

Nurhasan menyepakati dan menanggapi bahwa harga Rp. 300 ribu itu tidak pantas ditukar dengan lahan disini yang sangat subur.

“Kami sepakat dengan modernitas, namun masyarakat harus tetap jadi prioritas, insya Allah kami akan perjuangkan sekuat tenaga” tambah politisi PKS ini.

Hasil dari kunjungan ini akan dibawa pada pembahasan terakhir di DPR, sebagai keputusan final. “Kunjungan ini saya inisiasi dan semoga masyarakat melihat keseriusan kami yang ingin menyelesaikanya,” tambah Nurhasan.

“Kami mengubah jadwal yang sebelumnya ke Lombok menjadi ke Patimban karena kami sudah jadikan ini sebagai prioritas nasional,” tutup Nurhasan.

(Red)

Terkait

Watch Dragon ball super