Home / Berita / Djarot: Zona Perairan Dilarang Untuk Bangunan Pribadi
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur bersama Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat, selasa (20/6). (Dok. Humas Kemenhub)

Djarot: Zona Perairan Dilarang Untuk Bangunan Pribadi

Jakarta, sketsindonews – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, menegaskan, bahwa Zona terbuka biru atau zona perairan dilarang jika digunakan untuk mendirikan bangunan pribadi.

Namun, zona terbuka biru diperbolehkan untuk kepentingan publik, seperti pengembangan kawasan Waduk Setiabudi Barat. Dimana, Di kawasan tersebut akan dibangun park and ride serta jogging track untuk masyarakat.

“Tapi kalau kita bangun park and ride di situ boleh enggak? Boleh, kalau untuk kepentingan umum,” ujar Dajrot, di Balai Kota, Jumat (07/7).

Hal tersebut menurutnya, dikarenakan sulitnya mencari lahan untuk membangun tempat parkir di Jakarta.

“Sepanjang sungai kalau kami bikin tempat parkir karena tempat parkir susah, boleh enggak? Boleh. Karena untuk kepentingan umum. Boleh,” jelasnya.

Untuk diketahui, adanya park and ride di kawasan itu akan menunjang moda transportasi umum yang akan berkembang di kawasan itu beberapa tahun mendatang, seperti mass rapid transit (MRT), light rapid transit (LRT), serta bus transjakarta dan commuter line yang sudah lebih dulu ada.

Serta, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi, zona terbuka biru merupakan zona perairan berupa sungai, kanal, kali, situ, waduk, dan danau yang tidak dapat berubah fungsi selain untuk mengalirkan air dan/atau menampung air. (*)

Check Also

Aliansi Mahasiswa Kaltim Meminta MA, Segera Tangkap Dan Tahan Jafar Abdul Gaffar

Jakarta, sketsindonews – Sebanyak 50 Mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Kalimantan Timur bersama Aktivis Jakarta, melakukan …

Watch Dragon ball super