Back

Media Terpercaya

Dukung Omnibus Law, Garuda: Jaga Kata Demokrasi Pada Posisinya

Jakarta, sketsindonews – Disepakatinya Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law menghadirkan pro dan kontra di masyarakat.

Penolakan terhadap Omnibus Law yang saat ini tinggal menunggu keputusan presiden tersebut dilakukan dengan aksi demo di berbagai daerah.

Dari berbagai pro dan kontra, salah satu yang mendukung lahirnya Omnibus Law adalah Gerakan Relawan untuk Demokrasi (Garuda).

“Terlepas ada kontreversi yang beredar luas, Omnibus Law adalah suatu produk UU yang benar-benar harus disepakati bersama dan diyakini bersama bahwa pemerintahan hari ini benar-benar melakukan langkah besar untuk perubahan yang lebih baik,” ujar Ketua Garuda, Reynhard Joshua Napitupulu, Sabtu (17/10/20).

Terkait aksi penolakan Omnibus Law yang berakhir ricuh, Joshua mengapresiasi langkah yang diambil polri dalam melakukan pengamanan.

“Langkah yang diambil Polri hari ini sebagai Lembaga keamanan negara dalam menangani kericuhan penolakan Omnibus law patut diapresiasi,” katanya.

Untuk itu, Joshua meminta Polri dan lembaga-lembaga  terkait untuk membongkar dalang intektual yang bermain dari kericuhan di beberapa daerah sehingga tidak menjadi multi tafsir.

“Garuda juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk tetap saling menjaga kondisi negara hari ini yang kita tau permasalah Pandemi Covid 19 belum selesai dan seharusnya hal ini lah menjadi pemersatu kita sebagai satu bangsa untuk lepas dari masalah ini untuk menjadi Indonesia maju,” harapnya.

“Garuda tetap menjadi barisan pelopor untuk Indonesia Maju dan menjaga kata Demokrasi pada posisinya,” tutup Joshua.

(Eky)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.