Home / Berita / Efek Blusukan Mensos Risma, Kawasan Ambalat Gambir – Sawah Besar di Grebek Petugas Gabungan

Efek Blusukan Mensos Risma, Kawasan Ambalat Gambir – Sawah Besar di Grebek Petugas Gabungan

Jakarta, sketsindonews – Kawasan perbatasan ambalat dua wilayah antara Kecamatan Sawah Besar dan Kecamatan Gambir Kota Jakarta Pusat pada lintasan Kereta Api (PT. KAI) selama ini menjadi kumpulnya para gerobak pedagang hingga hunian penampakan kemuhuman selalu dibiarkan.

Dampak turunnya Mensos Tri Rismaharini pada sudut Jakarta untuk melihat langsung PMKS dan kekumuhan membuat Pemprov DKI Jakarta menjadi salah tingkah bahkan lakukan operasi besar- besaran terhadap pembenahan penampakan kekumuhan.

Sisi hunian pingiran rel merupakan lahan PT.KAI seperti hunian dibawah kolong rel (Gambir – Sawah Besar) hari ini digrebek petugas gabungan Pemko Jakarta Pusat dari unsur TNI – Polri, Satpol PP serta unit lain untuk menertibkan kawasan tersebut sekitar Masjid Istiqlal Jakarta.

Walikota Jakarta Pusat Irwandi langsung turun untuk melihat kepastian penertiban kawasan tersebut yang menjadi kawasan religius Masjid Istiqlal selama ini menjadi kebanggan umat Islam.

“Ya ini kolong jembatan Istiqlal memang sudah lama kita kita programkan bukanya baru, tapi sebenarnya sudah rutin ini dilakukan oleh pihak aparatur,” kata Irwandi.

“Hal inipun berkaitan pula nantinya jelang ada peresmian rehabilitasi Istiqlal dimana telah dilakukan perbaikan penataan lingkungan Masjid Istiqlal di ketahui banyak PMKS mangkal serta pedagang gerobak tidak elok kalo dibiarkan terus,” ucapnya.

Irwandi menambahkan bahwa Istiqlal sebagai Masjid sudah menjadi kebanggaan nasional dan internasional, dimana para tamu-tamu yang datang harus nyaman, sehingga seluruh PKL akan direlokasi di tempat khusus berdagang yang sudah disediakan oleh pengurus Masjid Istiqlal yang berkoordinasikan dengan Sudin UMKM Kota Jakarta Pusat.

“Prinsipnya semua kolong jembatan kita lakukan penyisiran dari kemarin termasuk kolong Pegangsaan, Galur , termasuk ini.yang masuk ke Juanda ini yang dibawah rel semua, akan kita lakukan pemertiban untuk PMKS maupun PKL”, terangnya.

Sementara Linda (34) warga sekitar kawasan penduduk sekitar mengatakan, bahwa baru sekarang pemprov DKI serius lakukan penataan dan penertiban kumpulnya para PMKS biasa berkumpul terlebih saat hari Jum’at keliaran pkl dan PMKS menjadi pemandamgan tak elok setiap harinya.

“Ini kan setelah Mensos Rismaharini terus blusukan melihat sisi suram Jakarta Metropolis untuk menyelesaikan para PMKS serta kawasan rel Kereta Api, bantaran Kali Ciliwung untuk tidak lagi menjadi kawasan hunian kumuh,” tutup Linda.

(Nanorame)

Check Also

Komandan Lantamal III Hadiri Sosialisasi Unclos 1982 di Jajaran Koarmada I Tahun 2021

Jakarta, sketsindonews – Komandan Lantamal III Brigjend TNI (Mar) Umar Farouq, S.A.P. menghadiri Sosialisasi Unclos …

Watch Dragon ball super