Festival Kuliner Nusantara Pecenongan Perlu Konsep Karakteristik Nilai Jual

Jakarta, sketsindonews – Festival Kuliner Nusantara yang digelar Di kawasan destinasi kuliner Pecenongan Kebon Kelapa Kecamatan Gambir Kota Jakarta Pusat di ikuti peran wahana kuliner sebagai asset khas makanan tradisional.

Acara tersebut dibuka langsung Wakil Walikota Jakarta Pusat Irwandi yang di dampingi Kasudin Pariwisata, Kasudin UMKM Bangun Richard serta para stake holder.

Menurut Wakil Walikota Jakarta Pusat Irwandi, keragaman jenis makanan perlu kita perkenalkna sejak dini sebagai kelestarian nilai – nilai budaya dan pariwisata.

Event yang berlangsung di jalan Pecenongan kelayakan lokasi sebagai kawasan yang sudah dikenal masyarakat sehingga sangat mendukung peran promosi para penggiat ekonomi sebagai partisipatif di Festival Kuliner, ucapnya.(6/10)

Sementara Kasudin Pariwisata Sonti Pangaribuan kepada sketsindonews mengatakan, ini merupakan kolaborasi antara peran pengusaha sekitar kawasan maupun para penggiat kuliner dalam menunjang bisnis kepariwisataan di Jakarta Pusat, tuturnya.

Dengan menggali potensi keragaman tampilan menu makanan khas, tentunya ini menjadi tujuan agar senantiasa makanan tradisional (budaya kuliner) mampu dikembangkan menajadi asset bangsa dan budaya.

Wakil Walikota Irwandi Festival Kuliner Nusantara

Festival Kuliner Nusantara tak lepas juga melakukan pendekatan kepedulian sosial atas sumbangsih para pengusaha sekitar dengan melaksanakan santunan anak yatim sebanyak 109 orang, terang Sonti.

Sebut saja Mila (34) salah satu pengunjung mengatakan, racikan kegiatan ini sepertinya perlu di pertajam dengan meletakan dasar karaktetistik sehingga bisa mempunyai nilai jual, bukan hanya sekedar kegiatan, ucapnya.

Pecinan Pecenongan sudah terkenal sejak lama bahwa kawasan ini banyak etnis Tionghoa yang sudah berbaur seperti kawasan Glodok Jakarta Barat, sehingga nilai kelestarian budaya pun harus perlu dikolaborasi sesuai konteks pariwisata

Apalagi Festival berbau Nusantara sehingga tampilan pun harus mengandung pernik karaktetistik selain konsep pagelaran budaya etnis local yang selama ini menjadi magnit menarik bagi pengunjung, tutup Mila.

nanorame