Home / Artikel / FKDM DKI Jakarta Tingkatkan Peran Religius Bersama Para Pejabat Kota Jakarta Pusat

FKDM DKI Jakarta Tingkatkan Peran Religius Bersama Para Pejabat Kota Jakarta Pusat

Jakarta, sketsindonews – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat [FKDM] DKI Jakarta merupakan organisasi plat merah Pemprov DKI Jakarta terus mendorong anggotanya agar menjadi intelijen Pemprov DKI Jakarta yang berkualitas dan religius dalam tugas fungsinya menghadapi dinamika masyarakat saat ini menjadi agenda tahun politik.

Peran kerja samanya dengan pihak Pemda DKI dalam jalinan kemitraan bersama pejabat DKI Tingkat Kota tentunya perlu kesinambunagan dalam bentuk pembinaan karaktetistik rohani yang sudah di lakukan menjadi agenda rutin FKDM DKI Jakarta.

Pengajian bulanan Majelis Taklim Ar Rasyid di rumah dinas Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara di jalan Taman Sunda Kelapa, Menteng Jakarta Pusat merupakan kegiatan bulanan yang ke IX.

“Tugas FKDM sebagai mata dan telinga Pemprov DKI sangat tidak mudah karena setiap hari berhubungan dengan segala hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, seperti kriminalitas, Narkoba, tawuran, dan lain-lain,” ujar Ketua FKDM DKI Jakarta Rico Sinaga di lokasi acara.(12/10)

Karena hal tersebut, lanjutnya, anggpta FKDM tak hanya perlu dibekali dengan mental yang kuat, namun juga spiritual yang bagus, sehingga Majelis Ta’lim Ar Rasyid pun dibentuk.

“Dengan adanya pembekalan spiritual, kita berharap saat menjalankan tugas anggota FKDM juga berpegang pada ajaran agama yang dianutnya, sehingga tidak macam-macam dan dapat melaksanakan tugasnya seauai aturan perundang-undangan yang berlaku.”

Acara tadi malam merupakan ajang komunikasi antara para pejabat Jakarta Pusat, tokoh agama dalam peran FKDM untuk tetap solid dalam menjaga stabilitas Jakarta tentunya semua pihak di wilayah, bukan hanya FKDM, Pejabat (umaro) melainkan tokoh agama dalam syiarnya menjalankan rahmatan lil alamin, ucapnya.

Hal senada dikatakan Budi Siswanto, wakil ketua FKDM DKI yang juga ketua Penasehat Majelis Ta’lim Ar Rasyid. Meski demikian ia mengakui bahwa membekali anggota dengan mental dan spiritual masih harus didukung oleh sarana yang memudahkan mereka saat berada di lapangan.

“Karena itu setiap kali pengajian diselenggarakan, kita upayakan pengajian ini juga menjadi ajang silaturahmi dengan pejabat di wilayah, baik walikota, bupati, camat dan lurah, karena para birokrat tersebut merupakan mitra anggota FKDM, dengan siapa anggota FKDM berkordinasi selama menjalankan tugas sebagai intel Pemprov DKI,” katanya.

Budi menyebut, pada pengajian Agustus dan September 2018, pengajian digabung dengan pengajian bulanan pejabat Pemkot Jakarta Selatan dan Jakarta Barat, dan bulan ini dengan pengajian pejabat Pemkot Jakarta Selatan.

“Untuk selanjutnya, pengajian akan digabung dengan pengajian pejabat Pemkot Jakarta Timur dan Pemkab Kepulauan Seribu,” imbuhnya.

Diakui, meski selama pengajian tidak terjadi komunikasi panjang lebar, tapi minimal anggota FKDM yang wilayahnya menjadi sohibul baits, dapat semakin dekat dengan pejabat di wilayahnya, sehingga hubungan menjadi semakin baik, terutama saat sedang menjalankan tugas.

Hadir sebagai penceramah dalam pengajian bertajuk ‘Mensyukuri Nikmat dan Berkah atas Karunia Allah SWT’ ini adalah KH Mualim Maulana Yusuf Kamal. Materi yang dikaji adalah Kitab Fathul Mu’in karya Syeikh Zainuddin Abdul Azis Al Maribani Al Tanani.

reporter : inong

Check Also

Atap Kantin Epicentrum Terbang, Di Duga Angin Puting Beliung

Jakarta, sketsindonews – Belum dapat di pastikan apakah peristiwa atap kantin Rasuna Garden di Epicentrum, …

Watch Dragon ball super