Home / Artikel / FOKRAT Siap Jadi Garda Terdepan Terhadap Ketidakadilan Petani

FOKRAT Siap Jadi Garda Terdepan Terhadap Ketidakadilan Petani

Sumut, sketsindonews – Ketua Umum Forum Keadilan Masyarakat Tani (FOKRAT) Sumatera Utara, Tonggam Gultom tegaskan bahwa FOKRAT akan menjadi garda terdepan dalam menyikapi ketidakadilan kepada petani.

Hal tersebut diutarakan dalam Seminar serta pengukuhan pengurus Fokrat Periode 2018-2023, yang juga dihadiri oleh Ketua Umum Gerakan Relawan Untuk Demokrasi (GARUDA), Reynhard Joshua Napitupulu, di Kantor FOKRAT, Jl. SM Raja, KM 12, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (10/2).

Tonggam memaparkan, bahwa ketika pembagian sertifikat yang dilakukan oleh Jokowi untuk wilayah pakam, langkat dan daerah lain yang ada di Sumatera Utara belum diwujudkan bahkan tertunda sampai tiga kali untuk kedatangan Jokowi ke wilayah Sumut, hal tersebut menunjukkan bahwa seakan-akan ada yang menghalangi dalam pembagian sertifikat tanah untuk kaum tani dan masyarakat adat dari stakeholder Pemerintah Daerah.

Menurutnya, ketidak sinergisan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan program pembagian jutaan sertifikat tanah menjadi penyebab konflik agraria di Sumut.

“Melihat konflik agraria sangat besar di Sumatera Utara, kaum tani maupun masyarakat adat Sumatera Utara belum sepenuhnya memiliki dan mengelola tanah tersebut,” katanya.

“Lantas apa makna penerapan Nawacita Jokowi-JK ? jikalau konflik agraria di Sumatera Utara ini terkesan hanya tidak bisa dirasakan sepenuhnya oleh kaum tani dan masyarakat adat di Sumatera Utara ini,” tambahnya.

Lanjutnya, untuk permasalahan Agraria di Sumut, dibutuhkan keseriusan pemerintahan pusat maupun pemerintahan daerah untuk menyikapi permasalahan ini dan bukan hanya keseriusan ditambah niat baik para perangkat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, terlebih SUMUT hari ini memasuki tahun politik.

“Disini FOKRAT melihat seolah-olah permasalahan agraria di SUMUT hari ini bagaikan bom waktu yang siap meledak kapan saja,” ujarnya.

Lebih jauh, Tonggam menyatakan, bahwa dia memiliki data valid terkait legalitas hukum pertanahan di Sumut dan bersedia mengungkapkan, bilamana memang keadilan tak lagi berpihak kepada Rakyat.

Keseriusannya dalam menyelesaikan permasalahan Agraria di Sumut juga ditunjukkan dengan merangkul GARUDA.

“Fokrat akan bekerja sama dengan GARUDA untuk mendorong permasalahan Agraria di Sumut agar menjadi perhatian Pemerintah Pusat,” tutupnya yang juga diamini oleh Ketum GARUDA.

(Eky)

Check Also

Ayo Bangkit Untuk Kembali Hidup Normal, Warga Menteng Bersihkan Pasca Kebakaran

Jakarta, sketsindonews – Pasca kebakaran pekan lalu yang menimpa warga Jalan Menteng Tenggulun RW 010 …

Watch Dragon ball super